Warga Citeureup Pandeglang Ancam Segel Perusahaan Vanili. Berikut Tuntutannya.

- Senin, 15 Agustus 2022 | 18:26 WIB
Puluhan warga dari Forum Pemuda Citereup menggelar demonstrasi di pabrik pengolah vanili milik PT Jaya Hunian Lestari di Kampung Reunghas, Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang, Senin 15 Agustus 2022. (Yanadi bantenraya.com)
Puluhan warga dari Forum Pemuda Citereup menggelar demonstrasi di pabrik pengolah vanili milik PT Jaya Hunian Lestari di Kampung Reunghas, Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang, Senin 15 Agustus 2022. (Yanadi bantenraya.com)

BANTENRAYA.COM - Puluhan warga tergabung dalam Forum Pemuda Citereup menggelar demonstrasi di kawasan perkebunan pabrik pengolah vanili milik PT Jaya Hunian Lestari (JHL), Senin 15 Agustus 2022.

Aksi demo PT JHL tepatnya di Kampung Reunghas, Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang, Senin 15 Agustus 2022. Dalam aksinya, warga mengecam menyegel PT JHL jika tidak bertanggung jawab atas dugaan kerusakan lingkungan.

Sekretaris Forum Pemuda Citeureup, Engkos Kosasih menuntut, PT JHL untuk melakukan pencegahan terjadinya banjir di wilayah Desa Citeureup. Sebab, sebelum adanya perusahaan pabrik pengolah vanili wilayahnya tidak terjadi banjir.

Baca Juga: Warga Pandeglang Dukung Andika Hazrumy Nyalon Gubernur Banten

"Kami minta JHL bertanggung jawab untuk mencari solusi banjir, salah satunya melakukan normalisasi sungai mulai dari 20 Agustus," kata Engkos, dalam aksi damai di kawasan PT JHL.

Tidak hanya lingkungan, Engkos mendesak, PT JHL untuk melibatkan warga pada saat menyusun izin upaya pengelolaan lingkungan (UKL), upaya pemantauan lingkungan (UPL), maupun analisis dampak lingkungan (amdal). Hal itu dilakukan agar penyusunan tersebut sesuai dengan peraturan.

"Kam minta penyusunan UKL, UPL, dan amdal juga dilibatkan. Jangan sampai penyusunan perizinan itu tidak sesuai dengan tata ruang yang ada di lingkungan," ujarnya.

Baca Juga: Dinamika Koalisi Belum Stabil, Penetapan Capres dan Cawapres Paling Menentukan

Setelah perusahaan vanili beroperasi, dia meminta, pihak PT JHL mementingkan tenaga kerja lokal. "Yang bekerja di JHL harus warga Desa Citeureup sebanyak 70 persen, dan kami ingin semua yang kerja di JHL warga lokal," terangnya.

Halaman:

Editor: Wisnu A Mahendra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Singo Edan Kehilangan Taringnya Didepan Juku Eja

Sabtu, 4 Februari 2023 | 18:50 WIB
X