• Kamis, 29 September 2022

Dinamika Koalisi Belum Stabil, Penetapan Capres dan Cawapres Paling Menentukan

- Senin, 15 Agustus 2022 | 15:42 WIB
Meski sejumlah parpol telah membentuk koalisi namun untuk urusan Capres dan Cawapres, kebersamaan itu bisa saja berubah. (Kpu.go.id)
Meski sejumlah parpol telah membentuk koalisi namun untuk urusan Capres dan Cawapres, kebersamaan itu bisa saja berubah. (Kpu.go.id)

BANTENRAYA.COM - Beberapa partai sudah menjalin koalisi seperti Golkar, PPP, dan PAN dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Selain koalisi, Gerindra-PKB juga sudah menandatangani piagam deklarasi kerja sama.

Tetapi, sejauh belum ada calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapresl yang terdaftar, koalisi masih bisa berubah.

Baca Juga: Syarat Terbaru Naik Kereta Api Mulai 15 Agustus 2022, Cek Selngkapnya Disini

“Koalisi tidak bisa katakan koalisi permanen karena politik itu the art of possibility, politik kemungkinan, perubahan sampai detik terakhir," ujar Pengamat Politik dan Kebijakan, Dosen Ilmu Politik UPNVJ, Danis TS Wahidin di Jakarta, Senin, 15 Agustus 2022

"Kalau titik temu ideologi, historis, program dan kepentingan poling itu belum ketemu equilibrium, garis normal antar berapa kepentingan, masih bisa kita katakan koalisi yang rapuh,” imbuhnya.

Namun keberadaan koalisi politik sangat penting dalam iklim demokrasi.

Baca Juga: Sandra Dewi Ungkap Bagian Tubuhnya yang Paling Kuat, Warganet: Bagi Tipsnys Dong...

“Koalisi partai politik adalah hal yang harus dilakukan untuk membangun kebersamaan politik,” sebut Danis. 

Umumnya, model koalisi yang dibangun bernafas nasionalis-religius. Dengan adanya berbagai koalisi ini, dapat dipastikan akan ada 3-4 calon dalam pemilu mendatang.

Halaman:

Editor: Jermainne Tirta Dewa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X