• Rabu, 7 Desember 2022

Indikasi Kuat Pelanggaran HAM, Polri Bakal Dampingi Komnas HAM Cek TKP Tewasnya Brigadir J

- Minggu, 14 Agustus 2022 | 14:16 WIB
 Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo (Sumber Foto: PMJ News)
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo (Sumber Foto: PMJ News)

BANTENRAYA.COM - Tim Laboratorium Forensik Polri akan mendampingi Komnas HAM untuk mengecek tempat kejadian perkara tewasnya Brigadir J di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Pendampingan untuk Komnas HAM ini dilakukan, karena ditemukan adanya indikasi kuat terjadinya pelanggaran HAM dalam kasus kematian Brigadir J.

Diketahui, Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat tewas di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat 8 Juli 2022.

Versi awal Brigadir J tewas setelah baku tembak dengan sesama polisi.

Baca Juga: Kenali Sebelum Terjadi! Berikut 5 Tanda WhatsApp Anda Kena Hack dan Upaya Antisipasinya

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo membenarkan rencana pengecekan TKP Duren Tiga oleh Komnas HAM, termasuk didampingi pula oleh Inafis dan dokter polisi.

"Infonya begitu, nanti didampingi Labfor, Inafis, dan dokter kepolisian. Cuma waktunya nunggu update lagi," jelas Dedi saat dikonfirmasi, Minggu 14 Agustus 2022, dikutip Bantenraya.com dari PMJ News.

Sebelumnya, Komnas HAM menemukan adanya indikasi kuat terjadinya pelanggaran HAM dalam kasus kematian Brigadir J, khususnya yang mengarah pada obstruction of justice atau upaya penghambatan penegakan hukum.

"Makanya salah satu fokus kami, misalnya soal obstruction of justice dalam konteks kepolisian itu perusakan tempat kejadian perkara," ujar Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam di Jakarta, Kamis 11 Agustus 2022.

Halaman:

Editor: Wisnu A Mahendra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X