• Senin, 5 Desember 2022

Harga Mie Instan Naik Tiga Kali Lipat, Begini Penjelasan Direktur PT Indofood Franciscus Welirang

- Rabu, 10 Agustus 2022 | 20:03 WIB
harga mie instan naik tiga kali lipat, Direktur PT Indofood Franciscus Welirang berikan penjelasan (Pixabay/gianyasa)
harga mie instan naik tiga kali lipat, Direktur PT Indofood Franciscus Welirang berikan penjelasan (Pixabay/gianyasa)
 
BANTERAYA.COM - Kabar naik harga mie instan hingga tiga kali lipat mendapat tanggapan dari Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk Franciscus Welirang
 
Menurut Franciscus Welirang kabar terkait naiknya harga mie instan hingga tiga kali lipat itu sangat berlebihan.
 
 
Franciscus Welirang menjelaskan bahwa berita harga mie instan naik tiga kali lipat harus ia luruskan.
 
 
Menurutnya, memang benar saat ini harga gandum internasional sudah berada di level tertingginya, namun ia menilai harga gandum tak akan mengalami kenaikan lagi.
 
"Saya kira itu berlebihan terkait hal itu (kenaikan harga mi instan 3 kali lipat). Lah harga gandum sudah tertinggi hari ini, harga terigu juga sudah tertinggi," jelas Franciscus Welirang dikutip Bantenraya.com dari berbagai sumber, Rabu 10 Agustus 2022 .
 
Oleh karena itu, dia memohon kepada masyarakat tetap tenang dan meluruskan pernyataan kementerian pertanian sebelumnya. 
 
 
Menurut Franky, harga gandum tertinggi sampai ke Indonesia baru Agustus dan September 2022 ini dan itu pun menurut keyakinannya tidak akan berdampak banyak ke harga mi.
 
Oleh karena itu, dia meminta emak-emak tetap tenang dan tidak berpikir berlebihan.
 
"Sampai Agustus dan September ini harga gandum tertinggi tiba di Indonesia, dampak kenaikannya juga tetap kecil. Nggak banyak pengaruhnya," kata Franciscus Welirang.
 
 
Sebagai informasi, harga gandum melesat akibat perang antara Rusia dengan Ukraina belakangan ini. 

Berdasarkan data Trading Economics, rata-rata harga gandum dunia mencapai US$787,51 per gantang, harga ini tercatat naik 8,17 persen dari tahun lalu.

Adanya kenaikan harga tersebut membuat Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meminta masyarakat pecinta mie instan untuk waspada, karena harganya bakal naik tiga kali lipat dalam waktu dekat.

Baca Juga: Kontribusi Positif untuk G20, Ada Peran Penting Menko Airlangga Hartarto dalam Ekosistem Kendaraan Listrik

Menurutnya kenaikan harga ini karena terganggunya rantai pasok gandum sebagai bahan utama mi instan imbas perang dagang Rusia-Ukraina. 

Ukraina adalah eksportir utama gandum dunia, sehingga perang yang terjadi disana mengakibatkan pengiriman pasokan tersendat.

Meski demikian, pihak PT Indofood sudah menjamin jika harga Mei tak bakal meroket lebih tinggi.***

Editor: Rahmat Kurniawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

4 Stadion Gelar Liga 1 dengan Sistem Bubble

Senin, 5 Desember 2022 | 05:47 WIB
X