• Minggu, 2 Oktober 2022

Dinilai Meruntuhkan Moral Kompolnas, Presiden Jokowi Diarankan Copot Benny Mamoto

- Rabu, 10 Agustus 2022 | 11:12 WIB
Presiden Joko Widodo disarankan untuk mencopot Benny Mamoto dari jajaran Kompolnas. (Dok. nganjuk.pikiran-rakyat.com)
Presiden Joko Widodo disarankan untuk mencopot Benny Mamoto dari jajaran Kompolnas. (Dok. nganjuk.pikiran-rakyat.com)

BANTENRAYA.COM - Presiden RI Joko Widodo (Presisen Jokowi disarankan untuk copot Benny Mamoto dari jabatannya sebagai komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).

Benny Mamoto dinilai telah meruntuhkan moral Kompolnas ketika dianggap berbicara asal-asalan mengenai kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.

Sebelumnya, Benny Mamoto menyampaikan ke media jika kausus pembunuhan Brigadir J berawal dari pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J terhadap istri Irjen Ferdy Sambo.

Baca Juga: Urutan Pangkat Polisi, Seberapa Jauh Jarak Bharada E yang Diperintah Irjen Ferdy Sambo Tembak Brigadir J

Benny mamoto juga menyebutkan jika Bharada E yang melakukan penembakan terhadap Brigadir J merupakan juara menembak dari satuan Brimob.

Belakangan, beberapa pernyataan dari Beny Mamoto itu terbantahkan.

Dengan alasan itulah kini banyak yang menyarankan agar Presiden mencopot Benny Mamoto dari jajaran Kompolnas.

Baca Juga: Anies Baswedan: Jika Melihat Kekerasan, Rekam atau Foto, Lalu Laporkan

Warganet pemilik akun Twitter @yosnggarang menyarahkan Presiden Jokowi harus mencopo Benny Mamoto dari Ketua Harian Kompolnas dan juga dari komisionel Kompolna.

"Moral Komisi ini sdh runtuh ketika Benny berbicara kasus Brigadir Yosua terkesan asal-asalan," katanya.

Halaman:

Editor: Jermainne Tirta Dewa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Insan Pers Berperan Kawal Pemilu Berintegritas

Minggu, 2 Oktober 2022 | 14:58 WIB
X