• Selasa, 27 September 2022

Covid-19 Melandai, Pemerintah Hentikan PEN dan Diyakini Siapkan Paket Kebijakan Baru

- Senin, 8 Agustus 2022 | 16:03 WIB
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) Teguh Dartanto menyebut pemerintah tak gegabah menghapus PEN di 2023. (Feb.ui.ac.id)
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) Teguh Dartanto menyebut pemerintah tak gegabah menghapus PEN di 2023. (Feb.ui.ac.id)

BANTENRAYA.COM - Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tidak akan berlanjut di tahun 2023.

Keputusan PEN tak berlanjut diambil seiring melandainya kasus Covid-19 di Tanah Air dan membaiknya pemulihan ekonomi nasional.

Namun sejumlah pengamat memprediksi, pemerintah akan menyiapkan paket baru sebagai pengganti PEN

Baca Juga: Terungkap! Begini Isi Surat Bharada E untuk Keluarga Brigadir J

“Saya rasa pemerintah tidak akan gegabah menghilangkan begitu saja Program PEN tanpa adanya pengganti," kata Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI), Teguh Dartanto, Senin 8 Agustus 2022.

"Saya yakin pemerintah akan tetap melakukan mitigasi ketidakpastian kondisi ekonomi di tahun depan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Teguh menjelaskan, tahun 2023 akan sangat menantang dalam segi ekonomi.

Baca Juga: Deretan Film Joko Anwar, dari Komedi Romantis, Superhero hingga Horor, Sudah Nonton yang Mana?

“Kondisi perekonomian global yang sedang mengalami stagflasi dan menuju resesi cepat atau lambat dampaknya akan merambat ke dalam negeri dengan kenaikan harga energi dan produk makanan dan Industri serta pelemahan ekonomi domestik," jelas Teguh. 

Sementara itu, di Indonesia tahun 2023 adalah tahun politik, jelang Pemilu 2024.

Halaman:

Editor: Jermainne Tirta Dewa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengintip Jejak Siswa Titipan di Provinsi Banten

Selasa, 27 September 2022 | 16:50 WIB
X