• Rabu, 28 September 2022

6 Bulan Sebelum Tragedi Odong-odong Ditabrak Kereta, Dishub Banten Terima Permintaan Pembuatan Palang Pintu

- Minggu, 7 Agustus 2022 | 19:08 WIB
Kecelakaan odong-odong yang tewaskan 10 orang di Desa Silebu, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang. Polisi akan mengumumkan tersangka baru pada pekan depan. (Kiriman warga)
Kecelakaan odong-odong yang tewaskan 10 orang di Desa Silebu, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang. Polisi akan mengumumkan tersangka baru pada pekan depan. (Kiriman warga)

 

BANTENRAYA.COM - Enam bulan sebelum terjadinya tragedi tabrakan antara odong-odong dengan kereta api, Pemerintah Kabupaten Serang telah meminta anggaran untuk pemasangan palang pintu untuk simpang sebidang di sejumlah perlintasan kereta api, salah satunya di lokasi terjadinya kecelakaan odong-odong.

Namun Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Banten baru akan mengalokasikan anggaran tersebut di APBD tahun 2023 yang akan datang.

Kepala Dishub Provinsi Banten Tri Nurtopo mengungkapkan, pada Februari 2022 atau 6 bulan sebelum terjadinya kecelakaan odong-odong di Kampung Silembu, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, pihaknya menerima permintaan anggaran untuk pembuatan palang pintu rel kereta api.

Ada 6 lokasi yang diusulkan dipasangi palang pintu, salah satunya di Kampung Silembu di mana kecelakaan odong-odong dengan kereta api terjadi.

Baca Juga: Persembahkan Medali Perak di ASEAN Paragames 2022, Atlet Cilegon ini Ternyata Masuk Ranking Asia

"Yang 5 di mana saya belum mendapatkan detailnya dari pemkab," kata Tri, Minggu, 7 Agustus 2022.

Tri mengatakan, karena bantuan palang pintu tersebut memerlukan waktu untuk pengerjaannya maka dia tidak merekomendasikan anggaran dimasukkan di APBD perubahan tahun 2022.

Sebab dia tidak ingin pembangunan tersebut tidak selesai dilakukan karena adanya keterlambatan sehingga dia tidak akan menganggarkan bantuan tersebut di APBD perubahan.

Halaman:

Editor: Wisnu A Mahendra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X