• Selasa, 27 September 2022

SBM Bantah Soal Syarat Pengisian BBM Solar Jenis Dexlite di SPBU Sodong Pandeglang

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 11:11 WIB
Sejumlah kendaraan truk mengisi BBM jenis solar di SPBU Sodong, Kecamatan Saketi, Pandelang. (Yanadi bantenraya.com)
Sejumlah kendaraan truk mengisi BBM jenis solar di SPBU Sodong, Kecamatan Saketi, Pandelang. (Yanadi bantenraya.com)

BANTENRAYA.COM - Kebijakan SPBU Sodong, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang yang mewajibkan sopir truk mengisi solar jenis dexlite no subsidi dibantah Sales Branch Manager (SBM) PT Pertamina.

Pasalnya, SPBU Sodong tidak mewajibkan setiap mobil truk mengisi solar jenis dexlite, sebelum membeli solar jenis subsidi.

"Sebetulnya tidak ada kewajiban sopir truk harus membeli dexlite terlebih dahulu, itu hanya bundling yang ditawarkan SPBU yaitu setiap pembelian Rp100 ribu solar subsidi ditambah dengan dexlite 1 liter.

"Dan jika konsumen tidak berkenan SPBU tidak memaksakan, itupun dalam rangka biar solar lebih tepat sasaran, karena solar itu kan ada kuotanya dari BPH Migas," kata Ahmad Rifki Maimun, SBM PT Pertamina Pandeglang, Jumat 5 Agustus 2022.

Baca Juga: 3 Film ini Sedang Tayang di Bioskop Indonesia, Ada Pengabdi Setan 2 hingga Ivanna

Dia mengatakan, pihaknya tidak menekan pihak SPBU untuk melakukan syarat pembelian solar subsidi. Meksi ada pembatasan kuota solar subsidi untuk masing-masing SPBU di Kabupaten Pandeglang.

"Kalau dulu BPH Migas memberikan kouta dalam 1 kabupaten, untuk tahun ini kuotanya untuk masing-masing SPBU yang menjual solar," katanya.

"Untuk Pandeglang kuota solar subsidi sebanyak 33.935 kilo liter pertahun. Jadi kalau kita biarkan tidak ada pembatasan sampai akhir tahun kemungkinan over sampai 11 persen," terangnya.

Untuk menjaga kebutuhan suplai solar subsidi, kata dia, SPBU di Pandeglang bisa menjual dexlite minimal 5 persen.

Halaman:

Editor: Wisnu A Mahendra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengintip Jejak Siswa Titipan di Provinsi Banten

Selasa, 27 September 2022 | 16:50 WIB
X