• Minggu, 2 Oktober 2022

Roket China Jatuh di Samudera Hindia, Peneliti Senior BRIN Berikan Penjelasan

- Minggu, 31 Juli 2022 | 16:35 WIB
penampakan Roket China yang jatuh di Samudera Hindia (Instagram/@brin_indonesia)
penampakan Roket China yang jatuh di Samudera Hindia (Instagram/@brin_indonesia)

BANTENRAYA.COM - Media sosial cukup dihebohkan dengan penampakan sampah antarikasa yang diduga Roket China yang jatuh di Samudera Hindia, pada Sabtu 30 Juli 2022 pukul 23.45 WIB.

Peneliti Senior Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Thomas Djamaluddin membenarkan peristiwa terkait Roket China yang jatuh di Samudera Hindia.

Menurut Peneliti Senior Brin Thomas Djamaluddin mengatakan bahwa Roket China yang jatuh di Samudera Hindia adalah sampah antariksa CZ5B, roket bekas peluncuran modul stasiun antariksa RRT.

Baca Juga: Raffi Ahmad Undang Bonge ke Andara, Kira-kira Ada Apa Ya?

Dalam data BRIN diterangkan bahwa bobot sampah antariksa tersebut sekitar 20 ton dengan ukuran 30 meter.

Roket China yang jatuh di Samudera Hindia itu terpantau melintas di wilayah Sumatera bagian selatan dan Kalimantan Barat.

"Pusat Riset Antariksa BRIN terus memantaunya. Kemungkinan besar jatuh di lautan," ujar Thomas Djamaluddin dikutip dari situs resmi BRIN pada Minggu 31 Juli 2022.

Baca Juga: SIMAK! Cara Daftar CPNS dan PPPK 2022 Beserta Link Pendaftaran Melalui SSCASN BKN

Thomas menyampaikan bahwa sampah antariksa besar, bekas roket peluncuran RRT CZ5B telah terkonfirmasi jatuh di Samudera Hindia pada Sabtu 30 Juli 2022 pukul 23.45 WIB.

Halaman:

Editor: Rahmat Kurniawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Puluhan ASN di Lebak Mendaftar Panwascam

Minggu, 2 Oktober 2022 | 21:46 WIB

Semalam, Lebak Selatan Digoyang 2 Kali Gempa

Minggu, 2 Oktober 2022 | 21:43 WIB

Jembatan Gantung di Kabupaten Serang Membahayakan

Minggu, 2 Oktober 2022 | 21:29 WIB

KPK Ajak Kiai, Ulama dan Santri Berantas Korupsi

Minggu, 2 Oktober 2022 | 21:26 WIB
X