Ada 4 Stunting, Kelurahan Drangong Harus Puas Juara 2 Lomba Kelurahan Tingkat Banten 2022

- Jumat, 29 Juli 2022 | 21:05 WIB
 Kepala Kelurahan Drangong Slamet Santosa (pegang mikrofon) saat memberikan sambutan dalam acara buka puasa bersama di Aula Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, 23 April 2022. (Harir Baldan Bantenraya.com)
Kepala Kelurahan Drangong Slamet Santosa (pegang mikrofon) saat memberikan sambutan dalam acara buka puasa bersama di Aula Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, 23 April 2022. (Harir Baldan Bantenraya.com)

BANTENRAYA.COM - Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, harus puas menjadi runner up atau juara 2 lomba kelurahan tingkat Provinsi Banten 2022.

Salah satu penyebab Kelurahan Drangong gagal menyabet menjadi juara 1, lantaran kasus stunting di wilayah Drangong.

Untuk juara 1 berhasil direbut oleh salah satu kelurahan di Kecamatan Purwakarta, dan untuk juara 3 jadi milik salah satu kelurahan di Kabupaten Pandeglang.

Kepala Kelurahan Drangong Slamet Santosa mengatakan, informasi pemenang lomba kelurahan tingkat Provinsi Banten 2022 diberitahukan sekitar dua pekan yang lalu.

Baca Juga: Kantor Walikota Cilegon Diguncang Gempa 7 SC, ASN Tunggang Langgang Hingga Tertimpa Reruntuhan

"Pengumuman juara lomba kelurahan se Provinsi Banten kalau gak salah sekitar tanggal 18 Juli," ujar Slamet Santosa, kepada Bantenraya.com, Jumat 29 Juli 2022.

Slamet Santosa menjelaskan, Kelurahan Drangong gagal menjadi juara 1, lantaran di wilayahnya terdapat kasus stunting.

"Karena ada stunting empat. Juara pertama nol stunting," jelas dia.

Slamet Santosa menyebutkan, selain stunting, ada beberapa aspek lain yang menjadi penilaian pada lomba kelurahan tingkat Provinsi Banten.

Baca Juga: Nikita Mirzani yang Terseret Kasus Pencemaran Nama Baik Dikenal Glamor; Ini 5 Potret Kendaraan Mewahnya

Beberapa aspek penilaian itu diantaranya profil kelurahan, potensi kelurahan, pemberdayaan masyarakat, pendidikan, kesehatan masyarakat, kebersihan lingkungan, inovasi kelurahan, dan pelayanan administrasi kepada masyarakat.

"Pokoknya semua aspek aja," terangnya.

Slamet Santosa mengaku pihaknya akan menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Banten, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Banten atau DPMD Provinsi Banten.

"Setelah pleno SK pengumuman, nanti penghargaannya nyusul," tandas dia.

Halaman:

Editor: Wisnu A Mahendra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X