Doa Akhir Tahun Hijriah dan Awal Tahun Baru Islam 1 Muharram yang Disarankan Rasulullah SAW

- Rabu, 20 Juli 2022 | 11:21 WIB
Berikut adalah doa yang disarankan Rasullah SAW dilafalkan di akhir tahun Hijriah dan awak Tahun Baru Islam 1 Muharram. (Pixabay/Mohamed _hasan)
Berikut adalah doa yang disarankan Rasullah SAW dilafalkan di akhir tahun Hijriah dan awak Tahun Baru Islam 1 Muharram. (Pixabay/Mohamed _hasan)

BANTENRAYA.COM - Pergantian Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 Hijriah sebentar lagi.

Umat muslim di seluruh dunia, termasuk di Indonesia akan merayakan Tahun Baru Islam.

Bila merujuk pada kalender tahun Masehi, Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 Hijriah bertepatan pada, Sabtu 30 Juli 2022 Masehi.

Baca Juga: Nonton Thor: Love and Thunder Full Movie, Antara Cinta dan Kekuatan

Menjelang Tahun Baru Islam 1 Muharram, ada bacaan doa yang dianjurkan Rasulullah SAW untuk dilafalkan.

Doa yang dimaksud adalah doa akhir tahun dan doa awal tahun baru Islam 1 Muharram.

Dikutip Bantenraya.com dari Islam.nu.or.id berikut doa akhir Tahun Hijriah dan awal tahun baru Islam 1 Muharram.

Baca Juga: Spoiler Manga One Piece Chapter 1054: Yamato Serang Ryokugyu hingga Shanks Mulai Bergerak Menuju One Piece

Doa Akhir Tahun

Berikut ini doa warid akhir tahun yang dianjurkan Rasulullah SAW. Doa akhir tahun ini dibaca sebanyak 3 kali sebelum maghrib pada hari terakhir bulan Dzulhijjah.

اَللّٰهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هٰذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِيْ وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ

Allâhumma mâ ‘amiltu min ‘amalin fî hâdzihis sanati mâ nahaitanî ‘anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fîhâ ‘alayya bi fadhlika ba‘da qudratika ‘alâ ‘uqûbatî, wa da‘autanî ilat taubati min ba‘di jarâ’atî ‘alâ ma‘shiyatik. Fa innî astaghfiruka, faghfirlî wa mâ ‘amiltu fîhâ mimmâ tardhâ, wa wa‘attanî ‘alaihits tsawâba, fa’as’aluka an tataqabbala minnî wa lâ taqtha‘ rajâ’î minka yâ karîm.

Baca Juga: Nonton Film Ngeri-Ngeri Sedap Full HD, Cerita Keluarga Batak di Layar Lebar

Artinya: “Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang-sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu-sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Kau perintahkan untuk tobat-sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu".

"Tuhanku, aku berharap Kau menerima perbuatanku yang Kau ridhai di tahun ini dan perbuatanku yang terjanjikan pahala-Mu. Janganlah kau membuatku putus asa. Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah.”

Halaman:

Editor: Jermainne Tirta Dewa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X