• Minggu, 2 Oktober 2022

Beda Hari Lebaran Idul Adha, DPR RI Minta Jangan Jadi Gonjang - Ganjing Negatif

- Kamis, 30 Juni 2022 | 07:49 WIB
Sidang isbat, Kemenag tetapkan 1 Zulhijah pada Jumat 1 Juli, Iduladha pada 10 Juli 2022. (kemenag.go.id)
Sidang isbat, Kemenag tetapkan 1 Zulhijah pada Jumat 1 Juli, Iduladha pada 10 Juli 2022. (kemenag.go.id)

BANTENRAYA.COM - Lebaran Idul Adha di Indonesia dipastikan terjadi dua kali yakni pada Sabtu 9 Juli dan Minggu 10 Juli 2022.

Hal itu karena perbedaan metode penentuan 1 Dzulhijjah 1443 Hijriyah menggunakan metode hisab dan metode Ruyatul Hilal.

Bagi umat muslim yang bersandar pada Hisab atau hitungan kalender menentukan 1 Dzulhijjah 1443 Hijriyah pada Kamis 30 Juni 2022 hari ini.

Artinya 10 Dzulhijjah 1443 Hijriyah atau lebaran Idul Adha jatuh pada pada Sabtu 9 Juli 2022.

Baca Juga: Sinopsis Eve episode 10 Sub Indo: Han So Ra Menampar Lee Ra El Di Depan Ibu-Ibu dari Siswa TK Liyan

Namun, umat muslim yang bersandar pada Rukyatul Hilal dan disahkan lewat Sidang Isbat menentukan 1 Dzulhijjah pada 1 Juli 2022.

Untuk itu, 10 Dzulhijjah atau lebaran Idul Adha jatuh pada hari Minggu 10 Juli 2022.

Dikutip BantenRaya.Com dari Youtube Kemenag RI pada Kamis 30 Juli 2022, dinyatakan Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto, di Indonesia dipastikan akan ada dua hari lebaran Idul Adha, itu mengacu pada Pemerintah yang sudah menentukan melalui sidah Isbat.

Baca Juga: Viral Popo Barbie Dikabarkan Meninggal Dunia Setelah Jalani Kondisi Kritis, Cek Faktanya Disini

Namun, juga sebelumnya Ormas Muhammadiyah yang sudah juga menentukan hari lebaran Idul Adha.

"Tadi saya mengikuti dari awal hingga akhir dan ini berakibat juga terhadap hari raya. Ini cukup panjang dan terjadi perbedaan, Untuk tahun ini perbedaan itu ada Muhammadiyah sudah mengumumkan 9 Juli Idul Adha dan tadi pemerintah itu pada 10 Juli hari minggu,” katanya.
 
Menurut Yandri, perbedaan tersebut tidak perlu dijadikan gonjang-ganjing negatif di masyarakat. Namun perbedaan harus dihormati satu sama lain.

Baca Juga: Jordi Amat Ungkap Alasan Gabung ke Liga Malaysia, Ternyata Ada Keturunan Indonesia dari Kota Ini
 
“Saling membahagiakan yang terpenting adalah intinya bagaimana satu sama lain meningkatkan ketaqwaan. Yang berlebaran pada 9 Juli kami sampaikan selamat, yang berlebaran pada 10 Juli kami juga sampaikan selamat,” jelasnya.
 
Yanri menegaskan, jika pada 9 Juli tersebut juga sesuai dengan lebaran yang ada di Arab Saudi.
 
“Tentu secara metode berbeda. Memang jika 9 Juli itu sama dengan Arab Saudi,” jelasnya.

Baca Juga: Ditanya Nyalon Lagi, Wawalkot Subadri: Tergantung Masyarakat

Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi jika berdasarkan penglihatan hilal di 86 titik tidak nampak terlihat. Untuk itu diputuskan jika 1 Dzulhijjah 1443 H akan jatuh pada 1 Juli 2022 Masehi.
 
“86 titik tidak melihat hilal sebagaimana dilaporkan Direktorat, berdasarkan hisab posisi hilal sudah diatas ufuk tapi belum memenuhi kriteria Rukyah dan Mabims sehingga 1 Dzulhijjah jatuh pada hari Jumat 1 Juli 2022 Masehi,” katanya menyampaikan hasil sidang.
 
Ini menjadi kesepakatan bersama dan berharap dengan hasil sidang isbat ini seluruh umat islam bisa merayakan secara bersama dan ini simbol cerminan umat islam di indonesia.
 
“Ini tentu menjadi kesepakatan bersama,” pungkasnya. *** 

Editor: M Hilman Fikri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Puluhan ASN di Lebak Mendaftar Panwascam

Minggu, 2 Oktober 2022 | 21:46 WIB

Semalam, Lebak Selatan Digoyang 2 Kali Gempa

Minggu, 2 Oktober 2022 | 21:43 WIB

Jembatan Gantung di Kabupaten Serang Membahayakan

Minggu, 2 Oktober 2022 | 21:29 WIB

KPK Ajak Kiai, Ulama dan Santri Berantas Korupsi

Minggu, 2 Oktober 2022 | 21:26 WIB
X