• Sabtu, 3 Desember 2022

Kali Mati di Kabupaten Serang Bakal Dijadikan Tempat Budidaya Ikan

- Rabu, 29 Juni 2022 | 20:59 WIB
  Kepala DKPP Kabupaten Serang meninjau lokasi yang akan dijadikan tempat budidaya ikan nila di Desa Puser, Kecamatan Tiratayasa, Rabu 29 Juni 2022. (Rahmatullah Banten Raya.Com)
Kepala DKPP Kabupaten Serang meninjau lokasi yang akan dijadikan tempat budidaya ikan nila di Desa Puser, Kecamatan Tiratayasa, Rabu 29 Juni 2022. (Rahmatullah Banten Raya.Com)

 

BANTENRAYA.COM - Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Serang akan membudidayakan ikan nila di Kali Mati Ciujung lama, Desa Pusar, Kecamatan Tirtayasa menggunakan jaring apung. Pasalnya, potensi di kali mati cukup bagus untuk budidaya ikan tawar.

Kepala DKPP Kabupaten Serang Suhardjo mengatakan, pihkanya telah melakukan survei terkait potensi pengembangan budidaya ikan tawar di Kali Mati Ciujung lama. "Kita baru survei tadi (kemarin-red). Kalau melihat potensinya cukup bagus," ujar Suhardjo, Rabu 29 Juni 2022.

Ia mengungkapkan, beberapa masyarakat di Desa Puser telah melakukan budidaya ikan menggunakan keramba jaring apung dan hasilnya cukup bagus. "Menurut saya yang cocok ikan nila. Untuk kualitas air sekilas terlihat bagus, tapi saya belum bawa alat ukur kualitas airnya," katanya.

Baca Juga: Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS di 2022? Begini Jawaban Mahfud MD

Kemudian, untuk luasan cukup memadai karena kali mati atau Ciujung lama terentang dari Kecamatan Tirtayasa sampai ke Kecamatan Pontang. "Untuk kedalamannya juga sangat mendukung karena mencapai sekitar 6 meter sehingga sesuai yang dibutukan untuk budidaya ikan tawar," tuturnya.

Suhardjo menuturkan, pihaknya saat ini sedang menghitung kebutuhan anggarannya dan diharapkan pada tahun 2023 rencana budiya ikan tersebut bisa terealiasi. "Kalau pakai drum sebagai pelampungnya lumayan harganya, satu unit yang empat lubang 3x3 saja mencapai Rp50 jutaan," paparnya.

Baca Juga: Camat Pulomerak Kota Cilegon Izinkan Eks Diskotek Beroperasi, Pesannya Bikin Adem Warga

Rencana budidaya ikan tawar itu, lanjut Suhardjo, akan menjadi bagian program prioritas pada tahun 2023 karena untuk mendukung penambahan kebutuhan gizi bagi masyarakat dan santri yang ada di Desa Puser dan sekitarnya. "Insya Allah akan menjadi prioritas di tahun depan," katanya. (***)

Halaman:

Editor: Wisnu A Mahendra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menang 2-0, Uruguay Tetap Tersingkir Dari Fase Grup.

Sabtu, 3 Desember 2022 | 08:32 WIB
X