• Rabu, 27 September 2023

Alasan Pemerintah Wajibkan Beli Minyak Goreng Rp14000 Per Liter Pakai NIK atau PeduliLindungi

- Sabtu, 25 Juni 2022 | 16:40 WIB
Ini alasan mengapa pemerintah menerapkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi dan NIK untuk beli minyak goreng curah nanti. (Darjat Nuryadin/Bantenraya.com)
Ini alasan mengapa pemerintah menerapkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi dan NIK untuk beli minyak goreng curah nanti. (Darjat Nuryadin/Bantenraya.com)

 

BANTENRAYA.COM - Pemerintah nantinya akan mewajibkan masyarakat yang ingin membeli minyak goreng Rp14000 per liter menggunakan NIK (Nomor Induk Kependudukan) atau PeduliLindungi.

Artikel ini akan membahas alasan pemerintah wajibkan beli minyak goreng Rp14000 per liter pakai NIK atau PeduliLindungi.

Ketentuan ini merupakan program dari koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves),

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Perindustrian.

Program tersebut merupakan transisi perubahan sistem penjualan dan pembelian minyak goreng curah rakyat (MGCR).

Baca Juga: Durasi Berhubungan Badan yang Normal Berapa lama?

Dikutip Bantenraya.con dari laman maritim.go.id berikut penjelasan mengenai perubahan sistem penjualan dan pembelian MGCR.

Alasan pemerintah melakukan kebijakan untuk mewajibkan menggunakan NIK atau PeduliLindungi untuk membuat tata kelola distribusi MGCR.

Hal itu dilakukan agar distribusi MGCR menjadi lebih akuntabel dan bisa terpantau mulai dari produsen hingga konsumen.

Pemerintah juga akan segera melakukan sosialisasi sistem penjualan dan pembelian MGCR kepada masyarakat.

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, nantinya setelah masa sosialisasi selesai, seluruh penjualan dan pembelian MGCR akan menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Sementara masyarakat yang belum punya PeduliLindungi masih bisa membeli dengan menunjukkan NIK.

“Masa sosialisasi akan dimulai besok Senin 27 Juni 2022 dan akan berlangsung selama dua minggu ke depan. Setelah masa sosialisasi selesai, masyarakat harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi atau menunjukkan NIK, untuk bisa mendapatkan MGCR dengan harga eceran tertinggi (HET),” ujar Menko Luhut dalam keterangan resmi, Jumat 24 Juni 2022.

Baca Juga: 143 Pesilat Unjuk Kebolehan di Serang Silat Championship 2022

Halaman:

Editor: Muhaemin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X