• Sabtu, 25 Juni 2022

Turun Langsung ke Sekolah, Sekda Cilegon Pastikan Pelayanan PPDB Online Berjalan Baik

- Kamis, 23 Juni 2022 | 21:22 WIB
 Sekda Kota Cilegon Maman Mauludin melakukan pemantauan PPDB Online, Kamis 23 Juni 2022. (Uri/BantenRaya.Com)
Sekda Kota Cilegon Maman Mauludin melakukan pemantauan PPDB Online, Kamis 23 Juni 2022. (Uri/BantenRaya.Com)



BANTENRAYA.COM - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon Maman Mauludin meminta sekolah memberikan pelayanan yang baik dan ramah kepada orang tua yang datang melakukan verifikasi pendaftaran PPDB Online.

Hal itu, karena dirinya tidak menampik adanya gagap teknologi sebagian besar orang tua siswa.

Maman berharap, dengan pelayanan tersebut semua kendala orang tua siswa pada PPDB online bisa diselesaikan.

Maman menyatakan, pihaknya saat ini melakukan pantauan ke sekolah untuk memastikan secara langsung proses PPDB Online.

Hal itu untuk memastikan jika pelayanan dilakukan dengan baik kepada orang tua yang datang.

Baca Juga: Pejabat Pemkab Serang Deklarasikan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas

“Saya mengimbau sekolah selalu siap melayani masyarakat yang memiliki hambatan dalam penggunaan sistem atau keterbatasan kecakapan dalam penggunaan teknologi, dan selalu menerapkan protokol kesehatan selama masa PPDB berlangsung,” katanya, Kamis 23 Juni 2022.

Maman menambahkan, pihaknya berharap dengan pelayanan yang diberikan segala hambatan yang dialami oleh orang tua siswa bisa terselesaikan, sehingga PPDB Online bisa berjalan secara baik.

“Semoga saja dengan pelayanan yang ada semakin memperlancar semua kendala yang dihadapi,” ujarnya.

Baca Juga: Link Nonton Resmi Nonton Spy x Family Episode 12, Subtitle Indonesia Bukan Bajakan

Sementara itu, Kepala Dindik Kota Cilegon Heni Anita Susila menyampaikan, kendala yang terjadi bukan hanya bisa dilayani di sekolah saja. Namun, di Kantor Dindik Kota Cilegon juga orang tua bisa datang dan akan dibantu kendala yang dihadapi.

“Di dindik juga dilakukan hal yang sama, jadi kami benar-benar ingin memberikan pelayanan terhadap kendala yang ada di lapangan,” katanya.

Sebelumnya diberitakan BantenRaya.Com, jika kondisi di lapangan cukup banyak kendala yang dihadapi orang tua siswa, dari mulai tidak bisa membuat akun untuk login ke website PPDB Online, sampai dengan google maps yang tidak akurat, serta upload persyaratan seperti kartu keluarga, ktp dan berkas lainnya.

Baca Juga: Hewan Ternak Boleh Masuk Kabupaten Serang, Ini Pertimbangannya

“Alhamdulilah lancar seperti biasa, dan biasa hari pertama itu penyesuaian daftar. Sebab, setiap tahun ada perubahan sistem jadi orang tua menyesuaikan, namun secara prinsip lancar. Artinya pada saat login orang tua harus bikin akun, mungkin orang tua yang tidak bikin akun kelimpungan. Tapi disini difasilitasi oleh sekolah dan jika tidak bisa bikin akun mangga dibuatkan,” kata Ketua Tim Pendaftaran PPDB Online SMPN 2 Cilegon Idzmi.

Idzmi menyampaikan, pihak sekolah sebenarnya tidak pernah menginformasikan jika orang tua untuk mendaftar ke sekolah. Namun, bagi yang datang akan tetap difasilitasi kendalanya dimana.

Sebab, di SMPN 2 Cilegon juga ada pelayanan untuk mengklarifikasi orang tua. Hal itu untuk memastikan jika berkas pendaftaran online sudah lengkap.

Baca Juga: Perserang Cari Pemain Berkualitas untuk Persiapan Liga 2

“Misalnya ada yang sudah daftar itu berkas tidak terupload atau juga misalnya titik google maps tidak pas dengan alamat kami akan klarifikasi. Jadi ini bentuk fasilitas pelayanan yang kami lakukan untuk para orang tua,” ujarnya.

Disisi lain, papar Idzmi, salah maps tersebut cukup banyak dialami warga saat mendaftar. Untuk itu, pihaknya orang tua yang datang kesekolah akan dibantu untuk memastikan akurasi jarak maps tersebut.

Hal itu, menurutnya wajar terjadi, karena biasanya jika rumah di gang atau yang belum terbaca google maka pasti akan bergeser alamatnya menyesuaikan.

"Cukup banyak. Sebab itu kan yang membaca adalah google. Biasanya yang ada itu nama jalan di maps jadi kadang tidak terinput dan jaraknya tidak presisi," paparnya.

Tidak hanya berjarak beberapa meter saja, imbuh Idzmi, ada juga orang tua yang datang ke sini memastikan jarak tersebut. Sebab, jarak rumahnya dengan sekolah saat di google maps itu mencapai 124 kilometer atau sama saja dari Kota Cilegon ke Bekasi.

“Jadi ada saja, bahkan ratusan kilometer. Ini tadi karena google membaca alamat yang sama barangkali. Tapi semuanya sudah bisa diverifikasi lagi di sekolah,” paparnya. *

Editor: M Hilman Fikri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Film Pocong Mumun Kembali Hadir di Bioskop

Sabtu, 25 Juni 2022 | 15:27 WIB
X