• Selasa, 4 Oktober 2022

Surat Penolakan Penghapusan Honorer Terkendala Pendataan

- Selasa, 21 Juni 2022 | 20:25 WIB
Tenaga honorer saat menggeruduk Pemkot Serang, 13 Juni 2022. (Doni Kurniawan/Bantenraya)
Tenaga honorer saat menggeruduk Pemkot Serang, 13 Juni 2022. (Doni Kurniawan/Bantenraya)

 

BANTENRAYA.COM - Surat penolakan penghapusan tenaga honorer yang akan dikirim oleh Pemerintah Kota Serang ke Kementerian Pendayagunaan Apatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) hingga kini belum dilayangkan.

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang masih melakukan pendataan dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Serang.

Sekadar diketahui, rencana berkirim surat penolakan tenaga honorer ini, menyusul adanya tuntutan dari ratusan tenaga honorer Kota Serang yang menggeruduk Pemkot Serang, 13 Juni 2022.

Hasilnya, Pemkot Serang akan melayangkan surat resmi keberatan atas keputusan penghapusan tenaga non ASN atau honorer pada 2023 mendatang.

Baca Juga: Penjaga Tambak Ikan Nyambi Bisnis Sabu

Walikota Serang Syafrudin menginstruksikan kepada BKPSDM Kota Serang untuk mendata jumlah tenaga honorer di Pemkot Serang, namun hingga kini data tenaga honorer belum seluruhnya masuk.

Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian, BKPSDM Kota Serang Hudan Muchtadi mengatakan, pihaknya masih diberikan kesempatan satu pekan tambahan untuk mengumpulkan data tenaga non ASN di lingkungan Pemkot Serang.

"Masih on going, karena pak Wali juga memberikan waktu satu minggu lagi, paling lambat pekan ini," kata Hudan Muchtadi, dihubungi via ponselnya, Selasa 21 Juni 2022.

Hudan Muchtadi menjelaskan, hingga masih ada enam OPD yang belum memberikan data honorer di lingkungannya. Sementara yang telah terkumpul ada sekitar 2.000 honorer di 27 OPD.

Halaman:

Editor: Muhaemin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X