• Selasa, 27 September 2022

Proyek Tol Serpan Seksi II Ternyata Trabas Hutan Lindung

- Selasa, 21 Juni 2022 | 19:30 WIB
Truk pengangkut material beroperasi di lokasi pembangunan tol seksi II, Selasa 21 Juni 2022 (Hudaya/Bantenraya)
Truk pengangkut material beroperasi di lokasi pembangunan tol seksi II, Selasa 21 Juni 2022 (Hudaya/Bantenraya)

BANTEN RAYA- Proses pembangunan jalan tol Serang-Panimbang seksi dua yakni Rangkasbitung-Cileles, sepanjang 24,41 kilo meter, ternyata melewati atau menerabas areal hutan lindung seluas 20 hektar.

Agar pembangunannya berjalan cepat, maka PT Wijaya Karya (WIKA) selaku pihak pelakasana pembangunan tol tersebut kini sedang memproses pelapasan lahannya ke Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI. 

Menejer Bidang Pengembangan Sistem PT WIKA Tol Serang-Panimbang, Muhamad Albagir mengatakan, pembangunan tol seksi dua ini memang menggunakan lahan hutan lindung yang tentunya butuh proses yang tidak sebentar. Agar pembangunannya tetap lancar, maka proses permohonan pelapasan lahan sedang dilakukan PT WIKA ke Kementrian KLHK.

Baca Juga: PPDB Zonasi SMA 1 di Rangkasbitung Telah Diumumkan, 108 Diterima Lewat Jalur Zonasi

"Mudah-mudahan proses permohonannya bisa direalisasikan secepatnya agar pembangunan tol seksi dua inipun tidak mengalami kendala," ujar Albagir, Selasa 21 Juni 2022

Ketika ditanya progres pembangunanya, serta terkait ganti rugi lahan tanah milik masyarakat di jalur tol seksi dua, menurut Albagir men alami kenaikan, bahkan hingga hingga Mei 2022, progersnya mencapai 26,23 persen. Begitu pula terkait ganti rugi pembebasan lahan di tol seksi dua, kepada masyarakat hingga kini totalnya mengalami kenaikan yaitu sudah sebesar 87,23 persen. 

"Untuk ganti rugi lahan yang terkena pembebasan tidak ada kendala, karena terus berproses, sehingga dalam waktu dekat mudah-mudan, segera selesai," harapnya.

Baca Juga: PLN Alokasikan Usulan PMN untuk Kebut 4.700 Desa Dapat Akses Listrik 

Sekretaris Daerah (Sekda) Lebak, Budi Santoso mengharapkan, proses pembangunan tol seksi dua berjalan lancar, agar masyarakat Cileles maupun Cikulur bisa segera menikmati tol tesebut. "Bila tol seksi dua dioperasikan, maka dampaknya bisa mempercepat pemerataan pembangunan dan peningkatan ekonomi masyarakat di daerah-daerah di Lebak," kata Budi. ***

Editor: Muhaemin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X