• Jumat, 12 Agustus 2022

Muara Kali Medaksa di Merak Tertutup Sampah, Siapa yang Buang Ban Mobil hingga Sofa?

- Kamis, 9 Juni 2022 | 19:50 WIB
Sampah menumpuk di Kali Medaksa, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Selasa, 7 Juni 2022.  (gillang Banten Raya.com)
Sampah menumpuk di Kali Medaksa, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Selasa, 7 Juni 2022.  (gillang Banten Raya.com)

BANTENRAYA.COM- Tumpukkan sampah memenuhi muara Kali Medaksa di Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon. Bukan hanya di muara kali, sampah juga sudsh berceceran di bantaran kali yang dekat perkampungan warga hingga ke laut di sekitar Dermaga 6 Pelabuhan Merak, Kamis, 9 Juni 2022. 

Pantauan Banten Raya di lokasi, sampah menutupi permukaan air. Berbagai sampah rumah tangga, mulai dari plastik bungkus makanan, sofa, ban mobil, kayu, hingga bekas pakaian memenuhi kali yang lokasinya dekat dengan obyek vital negara yaitu Pelabuhan Merak. Air Kali Medaksa juga berwarna hitam, dan menimbulkan bau tak sedap. 

Salah satu warga Kelurahan Taman Sari, Zuhni Azkar mengaku kondisi banyaknya sampah di Kali Medaksa sudah terjadi sekitar empat tahun lalu. Sampai tahun ini belum ada perhatian dari Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Kota Cilegon untuk menggeruk tumpukan sampah tersebut. 

“Sejauh ini belum ada perhatian apapun dari pemerintah. Kita mau gerak aja nyari ikan susah karena tertutup sampah airnya," ungkap salah satu nelayan di sekitar Taman Sari.

Baca Juga: Kekerasan Terhadap Anak di Kabupaten Serang Menurun Setelah Pemkab Lakukan Ini

Akibat banyaknya sampah, kata Zuhni, aliran air menjadi tidak lancar. Ia menduga, sampah tersebut juga menjadi penyebab banjir di sekitar Pulomerak. 

“Dulu mah gak seperti ini. Kedalaman sampah masih 1,5 meter dan perahu masih bisa digunakan untuk ke tengah pantai. Tapi, dengan kondisi seperti ini, justru membuat teman-teman nelayan sulit mengoperasikan perahu," ungkapnya.

Menurut Zuhni, terjadinya penumpukan sampah di Kampung Nelayan Taman Sari, kurangnya tempat pembuangan sampah sehingga warga membuang sampah di kali dan terjadinya penumpukan sampah

“Dulu kan sempat banjir di sini (Madaksa) akhirnya sampah-sampah disini masuk. Apalagi tidak adanya tempat pembuangan sampah yang tersedia di sini," akunya.

Halaman:

Editor: Wisnu A Mahendra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkot Serang Wajibkan Anak PAUD Minimal Satu Tahun

Kamis, 11 Agustus 2022 | 19:54 WIB
X