• Rabu, 7 Desember 2022

Mengandung Nikotin dan Kimia, Rokok Elektrik Dapat Menyebabkan Kanker dan Tuberkulosis

- Rabu, 8 Juni 2022 | 15:23 WIB
Ilustrasi rokok elektrik (Pixabay paid)
Ilustrasi rokok elektrik (Pixabay paid)

BANTENRAYA.COM - Walaupun dapat menyebankan kesehatan serius rokok elektrik banyak digunakan masyarakat Indonesia.

Rokok elektrik yang populer di kalangan remaja ternyata sama dengan rekok konvensional yang juga mengangdung nikotin dan kimia.

Rokok elektrik yang mengandung perasa diyakini sebagai alternatif sehat dari rokok konvensional karena mengandung nikotin yang rendah.

Namun menutur Kementerian Kesehatan, anggapan bahwa rokok elektrik sebagai alternatif rokok sehat merupakan pemahaman yang kurang tepat.

"Merokok elektrik itu sama bahayanya dengan merokok konvensional," ujar Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono dikutip Bantenraya.com dari website Kemnkes RI, Rabu 8 Juni 2022.

Baca Juga: Dikeroyok 8 Siswa Sekolah Lain, Siswa SMKN 1 Rangkasbitung Dilarikan ke Puskesmas

Wamen menjelaskan, kandungan yang terdapat dalam rokok elektrik antara lain nikotin, zat kimia, serta perasa/flavour yang bersifat toxic/racun.

"Jika dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama, zat-zat ini bisa menyebabkan masalah kesehatan serius seperti penyakit kardiovaskular, kanker, paru-paru, tuberkulosis, dan lainnya," katanya.

Selain itu, konsumsi rokok elektrik di kalangan remaja juga turut berdampak pada tingginya prevalensi perokok elektrik di Indonesia.

Halaman:

Editor: Wisnu A Mahendra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X