• Rabu, 7 Desember 2022

Babak Baru Kasus Indra Kenz, Berkas Perkara Telah Dilimpahkan ke Kejaksaan

- Senin, 6 Juni 2022 | 18:24 WIB
Kasus investasi bodong trading binary option Binomo yang menyerat nama Indra Kenz kini masuk babak baru setelah berkas perkara dilimpahkan ke Kejaksaan. (PMJ News )
Kasus investasi bodong trading binary option Binomo yang menyerat nama Indra Kenz kini masuk babak baru setelah berkas perkara dilimpahkan ke Kejaksaan. (PMJ News )

BANTENRAYA.COM - Kasus investasi bodong trading binary option Binomo yang menjerat Indra Kenz memasuki babak baru.

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri telah rampung melengkapi berkas perkara tersangka kasus binary option Binomo Indra Kenz.

Seperti diketahui, usai menjalani pemeriksaan Indra Kenz resmi ditahan Bareskrim Polri pada 25 Maret 2022 lalu.

Baca Juga: PILIH SENDIRI! 15 Link Twibbon Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-532, Desain Yahut dan Ciamik, Download Gratis

Kanit 5 Subdit II Perbankan Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri, Kompol Karta mengatakan berkas itu rencananya akan dilimpahkan ke Kejaksaan hari ini.

"Berkas perkara tersangka Indra Kesuma hari ini akan dikirim kembali ke JPU setelah dilengkapi petunjuk P19 dari JPU," ujarnya dikutip Bantenraya.com dari PMJNews, Senin 6 Juni 2022.

Sepetri dikeathuim Indra Kenz mulai berkecimpung di binary option Binomo usai mengetahui iklan dari Fakarich. 

Baca Juga: Harga Tiket Naik Candi Borobudur Jadi Rp750 Ribu untuk Wisatawan Lokal Umum, untuk Pelajar Berapa?

Sosok Fakarich jugalah yang akhirnya merekrut Indra Kenz menjadi affiliator dan mengajarkan hal-hal terkait trading Binomo.

Akibat perbuatannya, Indra Kenz dijerat Pasal 45A ayat 1 jo Pasal 28 ayat 1 Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Halaman:

Editor: Jermainne Tirta Dewa

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X