5 Gedung Pencakar Langit Tertinggi di Asia Tenggara Tahun 2022

- Sabtu, 28 Mei 2022 | 16:31 WIB
Menara Kembar Petronas menjadi salah satu menara tertinggi di Asia Tenggara. (https://pixabay.com/id/photos/kuala-lumpur-menara-kembar-petronas-170985/)
Menara Kembar Petronas menjadi salah satu menara tertinggi di Asia Tenggara. (https://pixabay.com/id/photos/kuala-lumpur-menara-kembar-petronas-170985/)

BANTENRAYA.COM- Di setiap negara di dunia, sudah dipastikan memiliki gedung pencakar langit yang menjadi kebanggaan bagi negara itu sendiri.

Seperti halnya sejumlah negara di Asia Tenggara pun memiliki masing-masing gedung pencakar langit yang menjadi kebanggaan negara, bahkan kebanggaan penduduknya.

Untuk mengetahui gedung-gedung pencakar langit tertinggi di Asia Tenggara yang kini semakin dikenal di dunia Internasional, berikut ulasannya.

Baca Juga: Ternyata ini Alasan Eril Sulit Ditemukan Setelah Terseret Arus Sungai Aare, Swiss

1. Merdeka 118.

Di posisi puncak, ada gedung Merdeka 118 yang berlokasi di Malaysia, tepatnya di Jalan Hang Jebat, Petaling, Kuala Lumpur.

Sesuai dengan namanya Merdeka 118, gedung ini memeliki 118 lantai ditambah 5 lantai basement, dengan total luas lantai mencapai 292 ribu meter persegi.

Pembangunan gedung ini mulai dibangun pada Juli 2014 dan selesai pada November 2021.

Baca Juga: Drama Korea Our Blues Episode 15 Sub Indo: Spoiler, Link Nonton dan Jam Tayang Hari Ini

Sedangkan ketingguan gedung ini mencapai 678,9 meter dan menjadikannya sebagai gedung tertinggi di Malaysia dan Asia Tenggara, serta gedung tertinggi kedua di Dunia dibawah Beach Kalipa yang memiliki ketinggian 828 meter.

Gedung Merdeka 118 digunakan sebagai gedung perkantoran, hotel, apartemen, restoran, Mall dan taman.

2. Landmark 81.

Berikutnya ada Landmark 81 yang mulai dibangun pada tahun 2015 dan selesai 2018.

Baca Juga: Link Nonton Drakor Again My Life Episode 16 Sub Indo yang Aman Bukan di LK21, Telegram dan IndoXX1

Gedung ini merupakan gedung tertinggi di Vietnam yang terletak di tepi barat Sungai Saigon di District Kota Ho Chi Minh City.

Dengan ketinggian 461,2 meter menjadikan gedung ke 17 tertinggi di seluruh dunia dan kedua di Asia Tenggara.

Gedung yang memiliki 81 lantai, serta 2 basement ini diarsiteki oleh ATKINS dan bekerja sama dengan ARUP yang mana keduanya merupakan perusahaan designt asal Inggris.

Baca Juga: TAMAT! Drakor Again My Life Episode 16 Sub Indo: Spoiler, Link Nonton dan Jam Tayang Hari Ini

Untuk proyek Landmark 81 ini, mereka mengusung gaya arsitektural neo futurisme yang mencerminkan keragaman di Negara Vietnam.

Adapun fasilitas yang terdapat di dalam gedung Landmark 81 ini telah dikembangkan dan dioperasikan sebagai hotel, fasilitas konperensi, apartemen mewah, ruang ritel kelas atas, perkantoran dan lain-lain.

3. Petronas Tower.

Masih di Malaysia, tepatnya di Kuala Lumpur tepatnya di Six Secktor, juga sebagai salah satu destinasi yang menarik untuk dikunjungi di Malaysia, yang tentunya sudah tidak asing lagi bagi wisatawan lokal maupun manca negara.

Tak hanya dikenal hanya kemegahannya, Petronas Tower juga pernah menyandang predikat sebagai gedung tertinggi di dunia pada tahun 1998 hingga 2004 sebelum dilampaui oleh Gedung Beach Kalipa dan Gedung Taipe di Taiwan.

Namun menara kembar ini masih merupakan gedung pencakar langit keempat tertinggi di dunia. Petronas Tower sendiri dibangun pada 1 Januari 1992 dan selesai pada 1 Maret 1986.

Kemudian mengalami renovasi pada 2011 hingga menghabiskan total biaya kurang lebih hingga 23 triliun rupiah.

Menara Petronas memiliki ketinggian mencapai 451,9 meter, yang terdiri dari 88 lantai dan ditambah dengan 6 lantai basement, yang mana di dalamnya terdapat berbagai macam fasilitas seperti pusat perbelanjaan, pusat seni, taman dan lain sebagainya.

Dengan ketinggian tersebut, menjadikan Menara Petronas sebagai gedung tertinggi ke tiga di Asia Tenggara dan ke 19 di dunia.

4. The Exchange 106.

The Exchange 106 berlokasi di Kuala Lumpur, Malaysia.

The Exchange 106 ini merupakan gedung pencakar langit yang berada di area bisnis dan keuangan Internasional terpadu, yang lebih dikenal dengan nama Tun Razak Exchange.

Gedung ini dibangun oleh Mulia Group, yaitu perusahaan properti yang juga menjadi penguasa gedung perkantoran di Jakarta, Indonesia.

The Exchange dibangun hingga selesai selama tiga tahun, tepatnya mulai dari 2016 dan selesai di tahun 2019.

Gedung yang lebih banyak digunakan untuk perkantoran ini memiliki ketinggian 445,5 meter dengan total 95 lantai.

Menjadikannya gedung tertinggi keempat di Asia Tenggara dan ke 32 di dunia.

5. Autograph Tower, Thamrin Nine.

Akhirnya Indonesia tahun ini masuk top 5 gedung tertinggi di Asia Tenggara, dengan gedungnya yang bernama Autograph Tower, atau Thamrin Nine Tower Satu yang otomatis juga menjadi gedung tertinggi di Indonesia.

Berlokasi di Jalan M.H.Thamrin, Jakarta, Thamrin Nine sendiri merupakan sebuah komplek pengembangan terpadu yang luasnya sekitar 570 ribu meter persegi.

Dalam komplek ini terdapat berbagai macam fasilitas seperti perkantoran, ritel, residensial, hotel, olahraga dan hiburan.

Dalam komplek ini juga terdapat dua gedung super tinggi yaitu tower dua atau luminary tower yang memiliki ketinggian 304 meter dengan 62 lantai.

Lalu ada tower satu atau Autograph Tower dengan kontruksi yang memiliki ketinggian 385 meter, serta memiliki 75 lantai dan baru selesai dibangun tahun ini, pada bagian bawah gedungnya disewakan sebagai perkantoran, serta pada bagian atas akan digunakan sebagai hotel.

Itulah 5 gedung tertinggi di Asia Tenggara yang harus kalian ketahui. ***

Dilansir dari dari kanal youtube Top 5 Merdeka.

Editor: M Hilman Fikri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X