• Kamis, 30 Juni 2022

PLN UIT JBB Gelar Sosialisasi Manfaat dan Bahaya Listrik

- Kamis, 26 Mei 2022 | 10:25 WIB
Nurul Azhar selaku Narasumber sosialisasi manfaat dan bahaya listrik yang digelar oleh PLN UIT JBB melalui virtual, Selasa (24/5). (Predy/bantenraya.com)
Nurul Azhar selaku Narasumber sosialisasi manfaat dan bahaya listrik yang digelar oleh PLN UIT JBB melalui virtual, Selasa (24/5). (Predy/bantenraya.com)

BANTENRAYA.COM – Gelar sosialisasi Manfaat dan Bahaya Listrik, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat (UIT JBB) ajak semua elemen masyarakat memahami manfaat adanya listrik, dan bahaya bermain layang-layang di lingkungan Sutet.

Nurul Azhar selaku narasumber dalam sosialisasi tersebut mengatakan, listrik merupakan kebutuhan hidup yang harus selalu terjaga dan terpenuhi. Hal tersebut dikarenakan listrik adalah salah satu penunjang kegiatan rumah tangga, fasilitas umum, dan perekonomian.

Ia melanjutkan, saat ini listrik merupakan kebutuhan primer karena tanpa adanya listrik atau saat listrik padam berbagai kegiatan akan terganggu seperti misalnya kegiatan belajar mengajar, lampu lalu lintas, kegiatan rumah tangga, hingga sistem komunikasi.

Baca Juga: Alat Treadmill Jadi Favorit Penjualan Ace Hardware CCM

Baca Juga: Profil dan Biodata Jessica Mila Pemeran Tara di Film The Doll 3: Tanggal Lahir hingga Akun Instagram

“PLN tidak menginginkan listrik padam, justru menjaga agar pasokan listrik dapat terus berjalan dengan baik, sehingga aktivitas rumah tangga, belar mengajar, lalu lintas, hingga perekonomian tidak terganggu,” kata Nurul dalam penyampaiannya melalui Zoom, Selasa (24/5).

Nurul berharap, sinergi anatar PLN dengan masyarakat dapat terjalin dengan baik khususnya untuk tidak bermain layang-layang di dekat tiang lisstrik baik Saluran Utama Tegangan Tinggi (SUTT) ataupun di Saluran Utama Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET).

“Saya tidak melarang masyarakat untuk bermain layang-layang, hanya saja bermainnya tidak di dekat Sutet, karena selain dapat menimbulkan kebakaran, dan listrik padam, juga dapat membahayakan pemain layang-layang dan orang di sekitarnya,” ucap Nurul.

Baca Juga: Aulia Sarah Ungkap Bertemu Sosok Badarawuhi dalam Film KKN di Desa Penari Lewat Mimpi

Halaman:

Editor: M Hilman Fikri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DP Rumah di Bukit Taman Baru Nol Persen

Rabu, 1 Juni 2022 | 20:00 WIB

Tiket Masuk Istana Taman Cadas Rp10.000

Rabu, 1 Juni 2022 | 19:40 WIB

Sosialisasi PPS Digelar Bagi Anggota Apindo

Rabu, 1 Juni 2022 | 18:58 WIB

Masuk Wisata Bucin View Rp15.000 Untuk Dua Orang

Minggu, 29 Mei 2022 | 17:12 WIB

12 Konsumen Booking A Mei Zing Bumi Rakata Asri

Kamis, 26 Mei 2022 | 18:30 WIB

Atun Stick Tangkap Peluang PTM 100 Persen

Kamis, 26 Mei 2022 | 18:15 WIB
X