• Rabu, 29 Juni 2022

Warga Suku Sunda Ciamis di Pabean Terate, Gelar Tradisi Kirab Tumpeng dan Ziarah Makam Anak Raja Panjalu

- Minggu, 22 Mei 2022 | 21:30 WIB
Tradisi kirab Tumpeng dan Ziarah makam anak Kerajaan Panjalu Ciamis dilakukan warga suku Sunda di Desa Terate, Minggu 22 Mei 2022. (Uri/BantenRaya)
Tradisi kirab Tumpeng dan Ziarah makam anak Kerajaan Panjalu Ciamis dilakukan warga suku Sunda di Desa Terate, Minggu 22 Mei 2022. (Uri/BantenRaya)

BANTENRAYA.COM – Ribuan keturunan suku sunda dari Ciamis yang berada di RT 9 dan 10 RW 3 Lingkungan Pabean, Desa Terate, Kecamatan Bojonegara menggelar kirab tumpeng dan ziarah bersama.

Ziarah dilakukan di makam Sanghyang Panji Barani dan Ratu Pundut Agung yang merupakan anak-anak dari Raja Panjalu Ciamis Cakradewa.

Ziarah dan kirab tumpeng tersebut pertama kalinya dilakukan warga sebagai bentuk mengenang jasa Pangeran Kerajaan Panjalu Ciamis yang diyakini wafat di Banten dan dikuburkan di Desa Terate, Kecamatan Bojonegara.

Semasa hidupnya Pangeran Sanghyang Panji Barani dan Ratu Pundut Agung diyakini menjadi ulama yang menetap di Banten tepatnya di Desa Terate untuk menyebarkan agama Islam.

Baca Juga: Menikah Hari ini! Potret Pernikahan Maudy Ayunda Jadi Sorotan

Hal itu dilakukan keduanya setelah pulai dari Kerajaan Samudera Pasai menuntut ajaran Islam disana.
Panitia Pelaksana Jaya Sunarya menjelaskan, adanya acara tersebut tidak lain bentuk rasa syukur kepada leluhurnya.

Sebab, Sanghyang Panji Barani sendiri merupakan salah satu keluarga Kerajaan Panjalu yang wafat di Banten saat dirinya singgah setelah menuntut agama Islam di Kerajaan Samudera Pasai.

“Menurut keyakinan dan sejarahnya di sini dinamai Terate itu karena asal mulanya adalah Dukuh Teratai. Beluai secara sejarah menyebarkan Islam disini saat singgah,” katanya saat mengadakan ziarah bersama warga keturunan Ciamis atau Kerajaan Panjalu, Minggu 22 Mei 2022.

Jaya menyatakan, diharapkan kedepannya, ziarah tersebut akan terus dilakukan, serta sudah berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk menjadikannya salah satu event wisata. Disamping juga tetap dengan substansi untuk mengenang jasa para pendahulu.

Baca Juga: Jelang Idul Adha Harga Sapi di Pandeglang Alami Kenaikan

Halaman:

Editor: Muhaemin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kumpulan Pantun Keluarga

Rabu, 29 Juni 2022 | 09:50 WIB
X