• Rabu, 29 Juni 2022

Tak Terbukti Selundupkan Narkoba di Lapas, Pegawai Kejari Cilegon Dibebaskan

- Jumat, 20 Mei 2022 | 22:04 WIB
Dua narapidana Lapas Cilegon tersangka kasus penyelundupan narkoba, Jumat 20 Mei 2022. (Darjat Banten Raya.com)
Dua narapidana Lapas Cilegon tersangka kasus penyelundupan narkoba, Jumat 20 Mei 2022. (Darjat Banten Raya.com)

BANTENRAYA.COM - SD dan IW pegawai dan honorer Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilegon dibebaskan dari segala tuduhan.

Keduanya dinyatakan tak terbukti terlibat dalam penyelundupan narkoba jenis sabu ke dalam Lapas Cilegon.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga mengatakan dari keterangan tersangka DP dan KT, kedua pegawai Kejari Cilegon hanya diperalat, dan tidak mengetahui isi di dalam charger.

"DP minta bantuan SD (pegawai Kejari Cilegon) untuk terima barang berupa charger (pegawai Kejari tidak tau charger berisi narkoba), dan baju-baju milik DL," katanya kepada awak media saat ekpose di Mapolda Banten, Jumat 20 Mei 2022.

Baca Juga: Korban Terseret Ombak Warga Pandeglang di Pantai Cibobos, Lebak, Ditemukan

Shinto menambahkan kedua pegawai Kejari Cilegon baru mengetahui isi dalam charger adalah narkoba, saat petugas lapas melakukan pembongkaran.

"Baru diketahui pasca penggeledahan di P2U (Penjaga Pintu Utama Lapas) isi charger hp adalah sabu (kedua pegawai Kejari tidak mengetahui jika charger telah dimodifikasi berisi narkoba)," ungkapnya.

Shinto menegaskan DP dan KT merupakan residivis kasus narkoba. Rencananya sabu seberat 5 gram yang dibeli seharga Rp4,5 juta akan diedarkan di dalam Lapas.

"DL adalah main master (aktor utama) yang sudah memposisikan siapa pengantar barang dan siapa penerima barang. Untuk kemudian dibawa ke dalam Lapas (akan diedarkan disana)," tegasnya.

Halaman:

Editor: Wisnu A Mahendra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X