• Senin, 4 Juli 2022

Tembok Pembatas Perlintasan Kereta Api Maut di Ramanuju Cilegon Ganggu Pandangan Pengendara

- Jumat, 13 Mei 2022 | 20:24 WIB
Tembok pembatas rel kereta api di Lingkungan Ramanuju Lama, Kelurahan Citangkil, Kecamatan Kota Cilegon, kemarin. (Gillang/Bantenraya.com)
Tembok pembatas rel kereta api di Lingkungan Ramanuju Lama, Kelurahan Citangkil, Kecamatan Kota Cilegon, kemarin. (Gillang/Bantenraya.com)

BANTENRAYA.COM - Adanya kecelakaan antara sepeda motor dan kereta api di Perlintasan Kereta Api di Ramanuju Lama, Kota Cilegon, menjadi perhatian Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon

Kepala Dishub Kota Cilegon Andi Affandi menyebut, pembangunan tembok pembatas rel kereta api menyebabkan pandangan pengendara yang melintas di Jalan Brigjen Ki Syam'un Ramanuju terhalang.

Terkait tembok pembatas di perlintasan kereta api Ramanuju Lama yang ganggu pandangan pengendara tersebut, pihaknya telah berkoordinasi langsung dengan Kemenhub.

Baca Juga: Kondisi Terkini Gunung Anak Krakatau, Level Belum Turun hingga Erupsi Masih Terus Terjadi

"Sebelumnya sudah lama kita komunikasikan itu. Sampai Direktur Keselamatan Perkeretapian datang, marah-marah kepada pelaksana kegiatan untuk membongkar pagar itu," kata Andi, Kamis 10 Mei 2022. 

Pemasangan tembok pembatas rel ketera api diminta dibongkar karena menghalangi jarak pandang pengendara motor di Jalan Brigjen Ki Syam'un.

"Solusinya dicabut, seharusnya dicabutnya tidak panjang. Harusnya di sekitar perlintasan sebidang tidak boleh ada tembok," kata Andi. 

Baca Juga: Sinopsis Anime Spy X Family episode 6 Tayang Besok Sabtu 14 Mei 2022, Yor Gagalkan Upaya Penculikan Anya?

Jika memang ada palang pintu perlintasan kereta api, kata Andi, tidak masalah dibangun tembok. 

"Barusan sudah kita laporkan ke KAI, harus dibongkar pagarnya," terangnya. 

Halaman:

Editor: Jermainne Tirta Dewa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tata Cara sholat Idul Adha

Senin, 4 Juli 2022 | 14:35 WIB

Tata Cara sholat Idul Adha

Senin, 4 Juli 2022 | 14:18 WIB
X