• Sabtu, 2 Juli 2022

Masuk dalam Usulan Capres di Nasdem, Ganjar Pranowo Harus Kalkulasikan Posisi Strategis Puan Maharani

- Selasa, 10 Mei 2022 | 18:44 WIB
Peneliti senior BRIN Siti Zuhro memberikan tanggapan mengenai penjaringan capres di Partai Nasdem.
Peneliti senior BRIN Siti Zuhro memberikan tanggapan mengenai penjaringan capres di Partai Nasdem.

BANTENRAYA.COM - Partai NasDem batal menggelar konvensi calon presiden (capres) 2024.

Hal itu diganti dengan menjaring usulan nama capres lewat pengurus Partai Nasdem provinsi yang memunculkan nama Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Erick Thohir dan Airlangga Hartarto.

Peneliti ahli utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Siti Zuhro mengungkapkan NasDem memang dikenal sebagai pelopor untuk penjaringan pemimpin untuk dimajukan dalam kontestasi pemilihan umum kepala daerah (pilkada) maupun presiden dan wakil presiden (pilpres).

"Partai NasDem selalu sejak mulai lahir ikut pemilu selalu memimpin untuk mendahului. Selalu dia leading mencalonkan siapa yang tepat baik untuk pilkada maupun pilpres. Sekarang juga menjaring politisi lain," ujar Siti.

Menurut Siti, ada pertanyaan besar terkait penjaringan nama yang dilakukan NasDem yakni sejauh mana nama tokoh yang terjaring mampu mendatangkan keuntungan untuk NasDem.

"Ini bisa memberi nilai tambah yang luar biasa kepada NasDem atau tidak?" lanjutnya.

Terkait dengan nama Ganjar Pranowo yang masuk dalam penjaringan nama, Zuhro mempunyai pendapat berbeda.

Zuhro mengulik sejarah keberadaan Jusuf Kalla (JK) yang kala itu dipinang Partai Demokrat. JK memang tidak diajukan Golkar namun ia berhasil menjadi ketua umum di partai berlambang beringin itu.

Sedangkan Ganjar sulit untuk menjadi ketua umum PDIP.

Halaman:

Editor: M Hilman Fikri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X