• Senin, 8 Agustus 2022

Pengamat Nilai Penanganan Arus Mudik Sudah Baik, Puan Maharani: Sisa Pemudik Harus Tetap Dilayani dengan Baik

- Senin, 9 Mei 2022 | 20:48 WIB
Ketua Advokasi dan Kemasyarakatan MTI Pusat, Djoko Setijowarno mengungkapkan upaya pemerintah untuk menanggulangi arus mudik dan arus balik sudah maksimal. (Tim/MMT/instagram djoko_setijowarno)
Ketua Advokasi dan Kemasyarakatan MTI Pusat, Djoko Setijowarno mengungkapkan upaya pemerintah untuk menanggulangi arus mudik dan arus balik sudah maksimal. (Tim/MMT/instagram djoko_setijowarno)

BANTENRAYA.COM - Situasi pandemi membuat masyarakat tidak bisa mudik dalam dua tahun terakhir.

Namun tahun ini, pemerintah telah melonggarkan aturan mudik dan hasilnya, tercatat rekor -rekor baru. Namun apakah mudik 2022 bisa dibilang sukses dan lancar?

Mayoritas pemudik menggunakan moda transportasi darat dan melalui jalan tol. Sejumlah skema diberlakukan dan hasilnya musim mudik 2022 jadi lebih terkendali.

"Upaya manajemen prioritas dengan rekayasa lalu lintas yang dilakukan di jalan Tol Trans Jawa berupa ganjil genap, arus searah (one way) dan arus berlawanan arah (contra flow) sudah maksimal,” kata Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan MTI Pusat Djoko Setijowarno.

Pengelola jalan tol, Jasa Marga mencatat 1,7 juta kendaraan keluar Jabodetabek sampai H-1 Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.

Angka ini lebih tinggi 9,5% dari tahun 2019 dan memecahkan rekor lalu lintas tertinggi sepanjang sejarah mudik.

Badan Litbang Perhubungan (Maret 2022), merilis pilihan jalur yang dilalui pemudik adalah, Tol Trans Jawa 24,1 persen.

Sementara memilih jalur lintas Tengah Jawa 9,7 persen, Tol Cipularang 9,2 persen, jalur lintas pantai utara (pantura) Jawa 82, persen dan Trans Sumatera (non tol) 4,7 persen.

Meski lalu lintas padat, namun angka kecelakaan tahun ini justru turun.

Halaman:

Editor: M Hilman Fikri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lampu PJU di Jalan Alternatif Ciloang Padam

Minggu, 7 Agustus 2022 | 19:53 WIB
X