• Rabu, 29 Juni 2022

Kasus Dugaan Pungli di Kawasan Wisata Anyer, Polres Cilegon Periksa Tiga Saksi

- Minggu, 8 Mei 2022 | 07:39 WIB
Kasatreskrim Polres Cilegon AKP Arief N saat memberikan keterang pers di Mapolres Cilegon, Sabtu, 7 Mei 2022 sore. (Humas Polres Cilegon)
Kasatreskrim Polres Cilegon AKP Arief N saat memberikan keterang pers di Mapolres Cilegon, Sabtu, 7 Mei 2022 sore. (Humas Polres Cilegon)

BANTENRAYA.COM - Satuan Reserse dan Kriminal atau Satreskrim Polres Cilegon saat ini memeriksa tiga saksi kasus dugaan pungutan liar atau pungli di Kawasan Wisata Anyer

Sejumlah wisatawan di Kawasan Wisata Mercusuar Anyer, Kabupaten Serang diminta tarif biaya parkir atau masuk kawasan wisata sebesar Rp 20 ribu hingga Rp 50 ribu. 

Tiga orang yang diperiksa tersebut berinisial AP (53), MY (43) dan AA (39). 

Baca Juga: Download Gratis! 10 Link Twibbon Hari Palang Merah Internasional Desain Keren, Cocok Dibagikan di Sosmed

Kasatreskrim Polres Cilegon AKP Arief N mengatakan, AP berstatus Aparatur Sipil Negara atau ASN sebagai penjaga Mercusuar di bawah Distrik kelas I Tanjung Priok, Dirjen Perhubungan Laut pada Kemenhub RI. 

MY dan AA merupakaj juru parkir di Kawasan Mercusuar Anyer

Kata Arief, pemeriksaan tiga saksi dilakukan setelah adanya informasi di media sosial, tarif parkir di Area Mercusuar Anyer untuk sepeda motor Rp 20 ribu dan mobil Rp 50 ribu.

Baca Juga: AHY Temui Airlangga, Singkatan ‘AHY’ Jadi Airlangga Hartarto Yes!

“Yang kami temukan adalah pengunjung di berikan disodorkan terkait dengan karcis masuk untuk motor Rp 20 ribu kemudian atau kendaraan roda empat Rp 50 ribu, kemudian itu bisa kami katakan itu menjadi motif operandi,” kata Arief saat memberikan keterangan pers di Mapolres Cilegon, Sabtu, 7 Mei 2022 sore. 

Halaman:

Editor: Ahmad Marjuki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X