• Rabu, 29 Juni 2022

Kasus Kematian Ibu dan Bayi Baru Lahir di Kabupaten Serang Masih Tinggi, Kemenkes dan USAID Bantu Turunkan

- Selasa, 26 April 2022 | 22:36 WIB
Bupati Serang Rt Tatu Chasanah menandatangani komitmen penurunan kematian ibu dan bayi baru lahir di Forbis Hotel, Kecamatan Waringinkurung, Selasa 26 April 2022.  (Rahmat Tanjung/Banten Raya)
Bupati Serang Rt Tatu Chasanah menandatangani komitmen penurunan kematian ibu dan bayi baru lahir di Forbis Hotel, Kecamatan Waringinkurung, Selasa 26 April 2022. (Rahmat Tanjung/Banten Raya)

 

BANTENRAYA.COM - Pemkab Serang mendapat bantuan program dari Kementerian Kesehatan atau Kemenkes dan United States Agency for International Development atau USAID.

Bantuan dari Kemenkes dan USAID itu terkait dengan penurunan angka kematian ibu dan bayi baru lahir di Kabupaten Serang.

Bupati Serang Rt Tatu Chasanah mengatakan, penanggung jawab program penurunan kematian ibu dan bayi baru lahir tersebut yakni Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A) Kabupaten Serang.

Baca Juga: KBS Salurkan Sembako ke Nelayan di Tanjung Peni dan Tanjung Leneng

"Memang di Kabupaten Serang dari data yang kami dapat tiga tahun terakhir, tahun 2019 ibu yang meninggal 66 orang dan bayinya 275, tahun 2020 ibunya 64 bayinya 260, tahun 2021 naik, ibunya 77 dan bayinya 209," ujar Bupati Serang Rt Tatu Chasanah usai acara Workshop Lintas Sektor Penggalangan Komitmen Lintas Stakeholder Gerakan Penyelamatan Ibu dan Bayi Baru Lahir di Forbis Hotel, Selasa 26 April 2022.

Baca Juga: Postingan Presiden Klub Persija Mohamad Prapanca Diserbu Pertanyaan Soal Gaji Marco Simic yang Nunggak

Bupati Serang Rt Tatu Chasanah menjelaskan, upaya menurunkan kematian ibu dan bayi baru lahir tidak hanya menjadi tugas Dinkes dan DKBP3A saja tapi menjadi tanggungjawab semua pihak termasuk tokoh masyarakat, tokoh agama, dan stakerholder yang lain.

"Intinya ibu hamil ini harus diperhatikan oleh semuanya. Alhamdulillah kita dapat program dari Kemenkes dan USAID," katanya.

Halaman:

Editor: Ahmad Marjuki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X