• Rabu, 29 Juni 2022

Sejarah Ketupat Berkaitan Dengan Nabi Muhammad SAW, Makna Dalam Islam dan Pentingnya Doa Qunut

- Minggu, 17 April 2022 | 21:05 WIB
Cangkang ketupat terbuat dari janur kelapa (Istimewa)
Cangkang ketupat terbuat dari janur kelapa (Istimewa)

BANTENRAYA.COM - Ketupat merupakan salah satu sajian wajib yang harus ada saat momen lebaran.

Makanan yang dibuat dengan bahan dasar beras yang dibungkus dengan janur kelapa tentunya sudah tidak asing di lidah orang Indonesia.

Di Indonesia sendiri ada beberapa makanan yang menggunakan ketupat, seperti kupat tahu, katupat kandangan, kupat glabet, coto makassar, lotek, tipat cantok dan gado-gado.

Tapi apakah kalian tahu bagaimana sejarah dan makna ketupat dalam Islam?

Menurut catatan sejarah ketupat pertama kali masuk saat Sunan Kalijaga menyebarkan agama Islam di pulau jawa, jadi sekitar pada abad ke-15.

Baca Juga: Lurah Ketileng Berikan Kain Kafan dan Mobil Dinas yang Bisa Dipakai Warga

Saat itu Sunan Kalijaga menggunakan ketupat sebagai sebuah simbol atas perayaan Idul Fitri, ada dua budaya tentang ketupat yang beliatu ajarkan yakni dua kali bakda.

Bakda lebaran dan bakda Kupat, ada sebuah fakta unik tentang makanan yang satu ini yaitu ketupat merupakan frasa dalam Bahasa jawa ‘ngaku lepat’ yang artinya mengakui kesalahan.

Selain itu ada kaitannyanya dengan belah ketupat, nah belah ketupat sendiri tentunya tidak asal belah dikarnakan pamali kata orang tua dulu, belah tengah maupun belah tusuk tidak boleh dilakukan pasalnya kata orang tua dulu itu ada sejarahnya.

Dikisahkan salah satu nabi yang melekat di benak umat muslim yakni tentang Nabi Muhammad SAW yang dibelah dadanya oleh Malaikat Jibril.

Halaman:

Editor: Muhaemin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X