• Rabu, 29 Juni 2022

Kasus Depo Sampah Kecamatan Purwakarta Masuk Tahap Penyidikan, Kejari Cilegon Periksa 20 Saksi

- Senin, 14 Maret 2022 | 20:30 WIB
Depo Sampah Kecamatan Purwakarta pada 2019 lalu yang berada di Lingkungan Kaligandu, Kelurahan Purwakarta, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon. Kini, kasus tersebut telah masuk dalam tahap penyidikan. (Ainul Gillang/Bantenraya.com)
Depo Sampah Kecamatan Purwakarta pada 2019 lalu yang berada di Lingkungan Kaligandu, Kelurahan Purwakarta, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon. Kini, kasus tersebut telah masuk dalam tahap penyidikan. (Ainul Gillang/Bantenraya.com)

BANTENRAYA.COM- Kasus pembangunan Depo Sampah Kecamatan Purwakarta di Lingkungan Kaligandu, Kelurahan Purwakarta, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon sudah masuk tahap penyidikan di Kejaksaan Negeri atau Kejari Cilegon

Atas kasus pembangunan Depo Sampah Kecamatan Purwakarta itu, sebanyak 20 saksi telah diperiksa oleh tim penyidik tindak pidana khusus Kejari Cilegon

Kasi Intelijen Kejari Cilegon Atik Ariyosa mengatakan, kasus DLH Cilegon pembangunan Depo Sampah Kecamatan Purwakarta saat ini sudah memasuki tahap penyidikan

Baca Juga: 8 Perkara yang Bisa Dikerjakan Agar Mendapat Ampunan Allah SWT di Bulan Ramadhan, Bukan Hanya Puasa 

Sebelumnya, beberapa saksi telah dihadirkan dalam proses penyidikan

"Sekitar 20 orang yang telah dilakukan pemeriksaan ditahap penyidikan," kata Ariyosa kepada Bantenraya.com, Senin, 14 Maret 2022. 

Dikatakan Ariyosa, sebelumnya dalam proses penyelidikan telah didapatkan alat bukti yang diduga menyebabkan kerugian negara. 

Baca Juga: Ini Harapan Sejumlah Gubernur Terkait Pembangunan IKN Langsung Dihadapan Presiden Jokowi 

Namun kerugian masih dalam perkembangan proses perhitungan kerugian negara oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Banten.  

"Pembangunan Depo Kecamatan Purwakarta tahun anggaran 2019," terangnya. 

Halaman:

Editor: Jermainne Tirta Dewa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X