• Sabtu, 2 Juli 2022

MUI Hasilkan 5 Implementasi Moderasi Beragama Guna Atasi Konflik

- Rabu, 9 Maret 2022 | 10:18 WIB
Majelis Ulama Indonesia (Web MUI)
Majelis Ulama Indonesia (Web MUI)

BANTENRAYA.COM - Moderasi beragama di Indonesia sudah menjadi wacana lama dari kalangan intelektual maupun dari kalangan para ulama.

Namun dalam realitasnya, wacana moderasi agama sangat sulit diterapkan dalam kehidupan kenegaraan.

Dikutip bantenraya.com melalui situs Majelis Ulama Indonesia yang ditulis Andy Hadiyanto sebagai Sekretaris Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional MUI mengatakan konsep wacana moderasi agama merupakan konsep yang indah secara teoritis namun rumit dalam implementasinya.

Lebih menarik lagi, menurut Andy Hadiyanto istilah moderasi atau al-wasathiyah menjadi klaim semua pihak yang bergerak dalam dakwah untuk menarik perhatian umat.

Baca Juga: 3 Peristiwa Penting yang Terjadi di Bulan Ramadhan yang Perlu Diketahui Umat Islam

"Penggunaan konsep moderasi yang ditafsirkan secara beragam secara tidak langsung justru memperburuk citra moderasi dan menjatuhkan marwahnya sebagai substansi ajaran Islam yang hanif," ungkap Andy Hadiyanto.

Berpijak dari realitas yang terjadi, Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Majelis Ulama Indonesia (HLNKI-MUI) telah menyelenggarakan forum dialog ulama Internasional.

Penyelenggaran forum dialog bersama ulama Internasional dalam rangka membahas konsep dan implementasi moderasi beragama yang tepat dalam konteks Indonesaia dan global abad 21.

"Forum dialog internasional yang pertama digelar pada Selasa, 22 Februari 2022 lalu dengan menghadirkan 10 orang ulama dari Ukrania dan 40 ulama, cendekiawan, dan tokoh agama Indonesia," ujar Andy.

Halaman:

Editor: Wisnu A Mahendra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

10 menu sahur yang Cocok Disantap Oleh Keluarga

Minggu, 17 April 2022 | 22:52 WIB

Khutbah Jumat Melawan Kemalasan

Jumat, 15 April 2022 | 09:50 WIB
X