• Kamis, 30 Juni 2022

Ini 7 alasan yang membuat seseorang digigit nyamuk ketimbang yang lainnya, waspadalah

- Selasa, 22 Februari 2022 | 10:35 WIB
Nyamul sedang menghisap darah manusia (Halodoc.com)
Nyamul sedang menghisap darah manusia (Halodoc.com)

BANTEN RAYA.COM - Pernahkah anda merasa kesal dan heran tiba-tiba dikerubungi nyamuk, tapi orang lain disekitar tidak merasakan hal yang sama? Hal ini tentu sedikit menyebalkan.

Orang zaman dulu kerap menyebut, sasaran empuk nyamuk adalah pemilik darah yang lebih manis.

Kenyataannya, memang ada orang yang lebih menarik untuk dijadikan makanan bagi nyamuk. Ini terutama berhubungan dengan komponen darah dan aroma yang dikeluarkan tubuh seseorang.

Meski begitu, salah satu penyebab utama mengapa seseorang lebih rentan digigit nyamuk adalah 85% karena faktor genetik. Faktor lain termasuk aktivitas fisik, keringat, kebersihan diri, bahkan kehamilan, yang semuanya dapat mempengaruhi seberapa rentan Anda digigit nyamuk.

Mengutip laman Tip Hero, Sabtu (18/4/2020) ternyata ada beberapa hal yang membuat itu terjadi seperti karbondioksida, bakteri, pakaian, bau badan, dan alcohol

Orang yang lebih banyak mengeluarkan karbondioksida atau sisa-sisa pernapasan, bisa jadi daya tarik bagi nyamuk. Alhasil, nyamuk yang bisa mencium aroma dengan jarak 50 meter akan mendatangi Anda.

Berikut beberapa alasan kenapa seseorang lebih sering digigit nyamuk ketimbang orang lain:

1. Karbon dioksida tinggi

Kita semua mengeluarkan karbon dioksida saat bernapas dan memproduksinya lebih banyak saat sedang aktif berkegiatan termasuk saat olahraga.

Halaman:

Editor: Wisnu A Mahendra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Banten Mulai Lewati Masa Puncak Gelombang 3 Covid-19

Selasa, 22 Februari 2022 | 16:16 WIB
X