• Sabtu, 28 Mei 2022

Kata Kajagung, Koruptor yang Rugikan Negara di Bawah Rp50 Juta Tidak Dipenjara Namun Cukup Mengembalikan

- Jumat, 28 Januari 2022 | 17:53 WIB
Jaksa Agung Prof. Dr. ST. BURHANUDDIN, SH., MM. (kejaksaan.go.id)
Jaksa Agung Prof. Dr. ST. BURHANUDDIN, SH., MM. (kejaksaan.go.id)

BANTENRAYA.COM  – Kabar mengejutkan bagi sebagian orang dan mungkin membahagian sebagian orang lainnya, datang dari Korps Adhyaksa Indonesia atau Kejaksaan Agung.

Pasalnya, Jaksa Agung ST Burhanuddin membuat kebijakan tak memenjarakan para koruptor yang mencuri uang negara dengan nilai di bawah Rp50 juta.

Bagi mereka yang maling ung rakyat dibawah Rp50 juta untuk mengembalikannnya dan kasus dianggap selesai.

Baca Juga: 7 Tradisi Unik dan Penuh Makna di Hari Raya Imlek, Gong Xi Fa Cai!

"Kejaksaan Agung telah memberikan imbauan kepada jajaran untuk tindak pidana korupsi dengan kerugian keuangan negara di bawah Rp50 juta untuk bisa diselesaikan cara pengembalian kerugian keuangan negara," kata Burhanuddin dalam rapat kerja Komisi III DPR,  dilansir dari Hops.ID, jaringan bantenraya.com, mengutip kanal Youtube Kompas pada Jumat, 28 Januari 2022.

Dalam video ini, Kajagung ST Burhanuddin mengatakan mekanisme tersebut dipilih didasarkan pada upaya pelaksanaan proses hukum secara cepat, sederhana, dan berbiaya ringan.

Baca Juga: Nadine Chandrawinata Asyik Joget Saat Hamil Besar, Aksinya Bikin Ngilu

“Ini sebagai penyelesaian proses hukum secara sederhana, cepat dan dengan biaya ringan,” jelasnya. 

Kajagung memberikan perumpamaan bahwa mekanisme pengembalian keuangan negara dapat dilakukan pada kasus pidana terkait dana desa.

Namun, ia memaparkan bahwa mekanisme hukum seperti itu hanya berlaku untuk kasus dengan kerugian negara yang tidak terlalu besar dan tidak dilakukan terus menerus.

Halaman:

Editor: Muhaemin

Sumber: Hops.ID

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Profil Dr Sunardi yang Ditembak Mati Densus 88

Jumat, 11 Maret 2022 | 10:00 WIB
X