• Jumat, 27 Mei 2022

Praktisi Media: AWG Jalankan Peran "Second Track Diplomacy”

- Kamis, 20 Januari 2022 | 20:38 WIB
Praktisi Media yang juga Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri SMSI Aat Surya Safaat (Foto: Istimewa)
Praktisi Media yang juga Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri SMSI Aat Surya Safaat (Foto: Istimewa)

BANTENRAYA.COM - Praktisi media Aat Surya Safaat menilai, Lembaga Kemanusiaan Aqsa Working Group (AWG) selama ini berperan menjalankan "second track diplomacy” (diplomasi jalur kedua) bagi pembebasan Masjid Al-Aqsa dan kemerdekaan Palestina dari penjajahan Zionis Israel. 

  “Saya bersyukur dan mengapresiasi upaya AWG bersama komponen komunitas masyarakat internasional lainnya atas upayanya yang tulus dan bersungguh-sungguh untuk membantu pembebasan Masjid Al-Aqsa dan bumi Palestina dari cengkraman penjajah Zionis Israel,” katanya di Serang, Banten, Kamis 20 Januari 2022.

Baca Juga: Ayu Wisya Menolak Untuk Minta Maaf, Klarifikasi Terhadap Laporan Doddy Sudrajat 

Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) itu mengemukakan keterangan tersebut dalam perbincangan dengan wartawan terkait akan dilaksanakannya “Konferensi Perempuan Internasional untuk Pembebasan Al-Aqsa dan Palestina” oleh AWG pada 17 Maret 2022 di Jakarta. 

Sebelumnya AWG juga menggelar “Pekan Solidaritas Palestina” pada 22-29 November 2021 yang diwarnai berbagai kegiatan, termasuk pengumpulan donasi bagi pengungsi Palestina dan pengibaran bendera Palestina dan Indonesia di beberapa puncak gunung di Indonesia yang kemudian menjadi perhatian berbagai media internasional.

Baca Juga: 30 Link Twibbon Tahun Baru Imlek 2022 Menarik dan Cocok Anda Gunakan di Profil WhatsApp, Facebook, Instagram 

Lembaga Kemanusiaan dan Ke-Palestinaan yang mempunyai hubungan dan kerjasama erat dengan Kementerian Luar Negeri RI dan Kedubes Palestina di Jakarta serta dengan berbagai elemen masyarakat di Palestina itu juga selalu tampil terdepan dalam membela kepentingan Masjid Al-Aqsa dan rakyat Palestina ketika isu-isu terkait mengedepan.   

AWG yang berdiri pada Agustus 2008 dan memiliki 13 biro di seluruh Indonesia itu kini dipimpin oleh Ketua Presidium Muhammad Anshorullah dan Sekjen Subhan Amier Chaf dengan Pembina Imaam Yakhsyallah Mansur yang juga Pembina Jaringan Pondok Pesantren Al-Fatah Indonesia.

Baca Juga: Kejati Banten Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Pandeglang 

Aat lebih lanjut mengemukakan, dewasa ini aktivitas diplomasi menunjukkan peningkatan peran yang sangat signifikan seiring dengan semakin kompleksnya isu-isu dalam hubungan internasional. Hubungan internasional pun tidak lagi semata-mata dipandang sebagai hubungan antar negara, namun juga meliputi hubungan antar masyarakat internasional. 

Halaman:

Editor: Muhaemin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X