• Sabtu, 21 Mei 2022

Ekspansi Kredit, Bank bjb Siap Rights Issue di 1Q 2022

- Senin, 10 Januari 2022 | 17:01 WIB
Bank BJB melakukan ekspansi kredit di tahun 2022. (bank bjb)
Bank BJB melakukan ekspansi kredit di tahun 2022. (bank bjb)

BANTEN RAYA - Guna mendukung ekspansi kredit di tahun ini, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) siap melakukan aksi korporasi di kuartal pertama 2022. Hal tersebut dilakukan melalui skema Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD I) atau rights issue.

Rencananya, saham baru yang akan dilepas dalam rights issue bank bjb adalah sebanyak-banyaknya 925 juta lembar saham seri B atau setara dengan sebanyak-banyaknya 9,40 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan.

Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi mengatakan, hal tersebut berfungsi untuk dapat meningkatkan penetrasi kredit perusahaan di tahun ini.

Baca Juga: Ayu Ting Ting Rayakan Ulang Tahun Bilqis yang ke-8, Ivan Gunawan Bawa Kado Apa?

“Rights issue merupakan langkah tepat untuk memperkuat permodalan Perusahaan sehingga dapat meningkatkan kemampuan penetrasi kredit Perusahaan di tahun ini. Skema ini dilakukan dengan harga yang akan ditentukan kemudian, dengan mempertimbangkan penilaian harga wajar Perusahaan,” ujar Yuddy Renaldi.

Yuddy menjelaskan, rencana rights issue ini telah disetujui dalam RUPS Tahunan pada 6 April 2021. Seluruh dana right issue setelah dikurangi dengan biaya emisi, akan digunakan seluruhnya untuk memperkuat struktur permodalan dalam rangka ekspansi kredit perseroan.

Seperti yang diketahui, bank bjb merupakan BPD yang pertama kali melantai di bursa, tepatnya di Juli 2010. Setiap tahunnya bank bjb rutin membagi dividen kepada pemegang sahamnya. Di tahun 2021 lalu, bank bjb membagikan total dividen sebesar 942 miliar rupiah atau 95,74 rupiah per lembar saham.

Baca Juga: Natasha Wilona Liburan Bareng Varrell Bramasta ke Dubai, Balikan?

Sementara itu, kinerja bank bjb pada kuartal III/2021 mencatatkan pertumbuhan kredit hingga 6,9 persen secara tahunan, dengan jumlah kredit yang disalurkan mencapai sebesar Rp95,1 triliun. Kinerja tersebut berada diatas pertumbuhan kredit nasional yang hanya tumbuh tipis 0,38% YoY. Tingkat risiko dapat terkelola dengan baik yang mencerminkan terjaganya kualitas penyaluran kredit perusahaan dengan rasio kredit macet (NPL) sebesar 1,3 persen.

Halaman:

Editor: M Hilman Fikri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sprint dan Primaverra Jadi Primadona di Cilegon

Kamis, 19 Mei 2022 | 10:20 WIB

Penjualan Gibuku Meningkat Tajam

Selasa, 17 Mei 2022 | 10:45 WIB

Samsung Cilegon Seluler Promo Love Campaign

Selasa, 17 Mei 2022 | 10:39 WIB

Pasca Lebaran Usaha Gypsum Sepi Konsumen

Jumat, 13 Mei 2022 | 16:35 WIB

The Surosowan Gelar Lomba ‘Latte Art’

Rabu, 11 Mei 2022 | 18:30 WIB
X