• Jumat, 28 Januari 2022

Dua Mantan Kepala Biro Kesra Provinsi Banten Dituntut 6,5 Tahun dalam Kasus Korupsi Dana Hibah

- Selasa, 4 Januari 2022 | 19:30 WIB
Ilustrasi korupsi dana hibah Provinsi Banten.  (Pixabay.com/mohamed_hassan)
Ilustrasi korupsi dana hibah Provinsi Banten. (Pixabay.com/mohamed_hassan)

BANTEN RAYA - Dua mantan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Banten Irvan Santoso dan Toton Suriawinata dituntut 6 tahun dan 6 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Banten dalam sidang kasus hibah dana Bantuan Sosial (Bansos) Pondok Pesantren (Ponpes) tahun 2018 - 2020 yang menyebabkan kerugian negara Rp70 miliar.

Sementara tiga terdakwa lainnya, Agus Gunawan honorer di Kesra Provinsi Banten, Epieh Saepudin pihak swasta dan Tb. Asep Subhi penerima hibah dituntut 2 tahun dan 6 bulan penjara dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Negeri Serang, Selasa 4 Januari 2022.

Tuntutan yang dibacakan secara bergantian oleh JPU Kejati Banten, M Yusuf, Subardi dan Herlambang mengatakan kelima terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi, sebagai mana Pasal 3 jo 18 Undang - Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Baca Juga: Terekam CCTV! Pelajar SMP di Kabupaten Serang Disekap dan Dicabuli, Kemudian Ditinggal di Pemakaman

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Irvan Santoso dan Toton Suriawinata dengan pidana selama 6 tahun dan 6 bulan penjara. Terdakwa lainnya Agus Gunawan, Epieh Saepudin serta Tb. Asep Subhi dituntut 2 tahun dan 6 bulan penjara," kata JPU kepada Majelis Hakim yang diketuai Selamet Widodo, disaksikan terdakwa dan kuasa hukumnya.

Selain pidana penjara, Subardi menambahkan Irvan Santoso dan Toton Suriawinata juga dibebani denda Rp1 miliar subsider 4 bulan penjara.

"Hal memberatkan perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah disaat pemerintah melakukan upaya pemberantasan korupsi. Belum mengembalikan hasil korupsi. Hal meringankan memiliki tanggungan keluarga, sopan dalam persidangan dan telah mengembalikan hasil korupsi," tambahnya.

Baca Juga: Usai Kepergok Ciuman dengan Ayu Aulia, Zikry Daulay Ucapkan ini, Netizen: Jejak Digital Ngeri

Selain pidana penjara, Subardi menjelaskan keenam terdakwa kasus dana hibah Ponpes itu juga dikenakan denda sebanyak Rp1 miliar, subsider 4 bulan kurungan.

Halaman:

Editor: M Hilman Fikri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X