• Selasa, 27 September 2022

Ditanya Penyakit Thalasemia, Kata Dokter Zaidul Akbar Semua Penyakit Ada Obatnya Kecuali Mati dan Pikun

- Rabu, 8 Desember 2021 | 05:00 WIB
dr Zaidul Akbar dalam sebuah kajian yang dilakukan secara online, beberapa waktu lalu. (Youtube dr. Zaidul Akbar Official )
dr Zaidul Akbar dalam sebuah kajian yang dilakukan secara online, beberapa waktu lalu. (Youtube dr. Zaidul Akbar Official )

BANTENRAYA.COM - Dokter Zaidul Akbar dalam kajian yang dilakukan secara online ditanya seorang ibu mengenai penyakit thalasemia dan bagaimana penanganannya.

Dikutip dari Alodokter, thalasemia adalah kelainan darah yang diturunkan dari orang tua dan kelainan ini membuat penderitanya mengalami anemia atau kurang darah.

Dokter Zaidul Akbar menjelaskan, bahwa konsep untuk menyembuhkan suatu penyakit harus dikembalikan kepada Alquran dan Alhadits.

Baca Juga: Andika Hazrumy Minta Pendekar di PPPSBBI Dukung Program Pembangunan Daerah

Dalam Alquran, kata Zaidul Akbar, Allah subhana wa taala menyatakan bahwa Allah yang akan menyembuhkan semua penyakit.

Begitu juga Rasullah shalalahu alaihi wassalam menyatakan bahwa setiap penyakit ada obatnya.

"Konsep dasar tentang penyakit ini harus kita kembalikan pada ke Alquran dan sabda baginda Nabi shallallahu alaihi wassalam (Hadits_red). Yang pertama Alquran, wa idza maridhtu fahuwa yasyfin, kalau aku sakit Dia yang menyembuhkan. (Asy Syuara ayat 80). Lalu, nabi menjelaskan lagi dalam hadits yang lain, likulli da'in dawa'un 'setiap penyakit ada obatnya. Hanya dua penyakit yang tidak bisa sembuh, yaitu mati dan pikun," kata dr Zaidul Akbar dikutip bantenraya,com dari YouTube dr. Zaidul Akbar Official berjudul QnA - Apakah Thalasemia Bisa Sembuh, Sabtu, 4 Desember 2021.

Baca Juga: PT Chandra Asri Petrochemical Bagikan Domba untuk Warga Cilegon dan Serang

Menurut dr Zaidul Akbar, adanya janji Allah dalam Alquran dan sabda Rasulullah dalam hadits tersebut meyakinkan kepada kita bahwa semua penyakit pasti ada obatnya.

Bahkan, kata dr Zaidul Akbar, ketika seseorang dalam kondisi sakaratul maut pun tetap harus didoakan kesembuhan.

"Ini kan berita baik, berita baik maksud saya tuh, Rasul shallallahu alaihi wassalam mengajarkan pada kita, apapun penyakit kita, bahkan mau mati sekalipun, bilang aja syafakallah syifaan ajilan, syifaan la yughadiru ba'dahu saqaman (Semoga Allah menyembuhkanmu secepatnya dengan kesembuhan yang tiada sakit selepasnya)," ungkapnya.

Baca Juga: Yuk Nonton Film Yuni yang Berbahasa Jaseng, Tayang Mulai 9 Desember di Bioskop Tanah Air

dr Zaidul Akbar menceritakan, Abu Salamah yang sedang sakit dijenguk oleh Rasulullah shallallahu alaihi wassalam dan mendoakannya.

Abu Salamah meninggal dunia begitu Nabi Muhammad keluar dari Abu Salamah.

"Waktu Abu Salamah mau meninggal, besoknya, nabi datang hari sebelumnya. Nabi mengatakan pada Abu Salamah, safakalallah semoga Allah sembuhkan," ungkapnya.

Baca Juga: Jubir Gubernur Banten Sebut Mogok Kerja Buruh Bisa Buat Masalah Baru, Pengusaha Hengkang dari Banten

"Maksudnya apa pesannya? ini sebenarnya, ini memberikan pesan, apapun sakitnya, yakinlah ada obatnya kecuali memang Allah menjelaskan atau Rasul menjelaskan tidak ada obatnya, kayak mati pikun itukan tidak ada obatnya, itu berita baiknya. Kita tenang, tinggal cari cari obatnya," sambungnya.

dr Zaidul Akbar mengatakan, jika semuanya dikembalikan ke keimanan, rasanya sangat nyaman.

Secara pribadi, kata dr Zaidul Akbar, dirinya mengembalikan segala masalah yang terjadi kepada Allah.

Baca Juga: Hasil Survei Indikator Politik Indonesia Jelang Pilpres 2024, Siapa Paling Layak Jadi Presiden?

"Kalau bicara itu iman, asyik bu, ya, kenapa asyik? karena nanti akan kembalikan keimanan itu sendiri. Contoh, mungkin, apa obat buat thalasemia, saya jawab air zamzam, iya air zamzam, lha kok air zamzam? Ya, Rasul menjelaskan bahwa air zamzam (menjadi obat_red) sebagaimana apa yang kita niatkan," ungkapnya.

"Cuma kan minumnya tidak bisa segelas, tidak cukup segelas, beli air zamzam minum sampai kenyang kalau begitu bahasa hadistnya 'ya Allah perbaiki sel sel darah ku'. 'ya Allah perbaikilah, macam macam, apalah sebutkan dalam hati semua. Ibarat kata kita bener bener menganadalkan Allah gitu loh, jadi baru bicara yang lain (obat_red), termasuk mungkin ada zamzam, ada bekam," sambungnya.

Baca Juga: 27 Kasus Baru HIV AIDS Ditemukan di Kota Cilegon, Kenali dan Hindari Penyebabnya

dr Zaidul Akbar menjelaskan, menurut Nabi Muhammad shallallahu alaihi wassalam salah satu kesembuuhan itu ada pada bekam.

"Nah, itu kalau ada janji janji Allah dan Rasulaullah shalllallahu alaihi wassalam disana tagih janji kepada Allah, jadi kita asyik. Perkara sembuh atau tidak, itu urusan Allah. Allah sudah janji wa idza maridhtu fahuwa yasyfin, kalau kau sakit akan Aku sambuhkan ('Q.S Asy Syuara ayat 80), baru cerita thalasemia," tegasnya.

dr Zaidul Akbar mengaku mengenai pengobatan thalasemia pernah diulas dalam salah satu unggahan di yotube miliknya. ***

Halaman:
1
2
3

Editor: Ahmad Marjuki

Tags

Terkini

Terkait Ganja Medis, Anggota DPR Aceh Siap Legalkan

Jumat, 26 Agustus 2022 | 19:45 WIB

Banten Mulai Lewati Masa Puncak Gelombang 3 Covid-19

Selasa, 22 Februari 2022 | 16:16 WIB
X