• Jumat, 28 Januari 2022

10 Fakta Medis Tentang Ketindihan atau Sleep Paralysis, Bukan Karena Mahluk Halus

- Sabtu, 6 November 2021 | 06:00 WIB
10 fakta medis tentang ketindihan atau sleep paralysis, bukan karena mahluk halus (pexel.com/andrea)
10 fakta medis tentang ketindihan atau sleep paralysis, bukan karena mahluk halus (pexel.com/andrea)

BANTENRAYA.COM – Sepuluh fakta medis tentang ketindihan atau sleep paralysis, bukan karena gangguan mahluk halus.

Pernahkah anda merasa adanya sesuatu yang menindih di saat tidur, hingga badan tak bisa bergerak sama sekali. Ketindihan saat tidur dalam dunia medis disebut dengan sleep paralysis.

Dikutip Bantenraya.com dari Halodoc.com, ketindihan atau sleep paralysis dijelaskan dalam The American Sleep Disorder Association (1990).

Baca Juga: Ambil dan Gunakan Kode Redeem Free Fire 6 November 2021Terbaru

Kondisi tersebut adalah keadaan transisi yang terjadi ketika seseorang mengalami kelumpuhan sementara.

Baik untuk bereaksi, bergerak atau berbicara ketika tertidur (hypnagogic), ataupun saat bangun dari tidur (hypnopompic).

Untuk dapat lebih memahaminya, berikut 12 fakta medis seputar sleep paralysis:

Baca Juga: Tagih Hotel yang Nunggak PBB, Pemkot Serang Perpanjang Kerja Sama dengan Kejari

1. Dapat terjadi pada setiap orang dan tidak berbahaya

Sleep paralysis tidak berbahaya, bukan penyakit, dan merupakan kondisi yang terjadi secara alami.

Halaman:

Editor: Jermainne Tirta Dewa

Sumber: Halodoc.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dwi Andika Mengaku Sakit Usai Vaksinasi Booster

Senin, 24 Januari 2022 | 08:17 WIB
X