• Selasa, 7 Desember 2021

Korupsi di RSUP Sitanala, Ketua ULP Disebut Ikut Bertanggungjawab

- Jumat, 22 Oktober 2021 | 11:25 WIB
Majelis Hakim membacakan putusan pengadilan atas kasus korupsi RSUP Sitanala Tangerang, Kamis 21 Oktober 2021. Majelis hakim menyebut ketua ULP turut bertanggungjawab. (Darjat Nuryadin/Bantenraya.com)
Majelis Hakim membacakan putusan pengadilan atas kasus korupsi RSUP Sitanala Tangerang, Kamis 21 Oktober 2021. Majelis hakim menyebut ketua ULP turut bertanggungjawab. (Darjat Nuryadin/Bantenraya.com)

BANTENRAYA.COM - Ketua Unit Layanan Pengadaan (ULP) pengadaan jasa cleaning service tahun 2018 senilai Rp3,8 miliar di RSUP Sitanala, berinisial SRM disebut ikut bertanggung jawab dalam perkara korupsi pengadaannya. 

Diungkap Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Ngeri, SRM ikut bertanggungjawab bersama-sama dengan Nasron Azizan selaku Anggota ULP, dan Yazerdion Yatim selaku Direktur PT Pamulindo Buana.

Keduanya didakwa dalam perkara korupsi yang telah menyebabkan kerugian negara Rp655 juta.

Baca Juga: Rachel Vennya Kabur dari Lokasi Karantina, dr Tirta: Oknum Itu Sudah Ada dari Tahun Lalu

Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Negeri Serang Slamet Widodo mengatakan, Ketua ULP RSUP Sitanala SRM patut dimintai pertanggungjawaban.

SRM diduga telah menyalahgunakan wewenang dengan tidak melakukan penilaian kualifikasi baik melalui pra kualifikasi atau pasca kualifikasi.

"Barang bukti perkara terdakwa Nasron Azizan dan Yazerdion Yatim dikembalikan kepada penyidik, untuk pengembangan perkara," katanya saat membacakan putusan terdakwa Nasron dan Yazerdion dalam sidang.

Baca Juga: Jelang Bursa Transfer Mendatang, Manchester United Bersiap Lakukan Perombakan Tim

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum Reza Fahlevi mengaku penuntut umum telah meminta penyidik Kejari Kota Tangerang mengembangkan perkara tersebut.

Sehingga, Kepala Kejari Kota Tangerang telah menerbitkan surat perintah penyidikan tertanggal 23 September 2021.

Halaman:

Editor: Jermainne Tirta Dewa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X