• Jumat, 28 Januari 2022

Mantan Kepala UPT Samsat Malingping Provinsi Banten Dituntut 7 Tahun Penjara  

- Selasa, 19 Oktober 2021 | 14:14 WIB
Pembacaan sidang tuntutan terhadap Samad, terdakwa kasus korupsi lahan Samsat Malingping, Selasa 19 Oktober 2021. (Darjat nuryadin/bantenraya.com)
Pembacaan sidang tuntutan terhadap Samad, terdakwa kasus korupsi lahan Samsat Malingping, Selasa 19 Oktober 2021. (Darjat nuryadin/bantenraya.com)

Dalam fakta persidangan, Cici Suarsih pemilik lahan 1.700 meter persegi di Jalan Raya Baru Simpang Beyeh, KM 03, Desa Malingping Selatan, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, pada tahun 2019 didatangi oleh Asep Saefudin selaku pegawai honorer Samsat Malingping.

Baca Juga: Segel Tiga Tempat Hiburan Malam di Kota Cilegon Dibuka Satpol PP, Katanya Begini...

Asep bersama dengan orangtuanya Adul, menanyakan soal tanah 1.700 meter yang akan dijualnya.

Untuk satu meter dihargai Rp100 ribu. Tanah itu disebut akan dibeli oleh Samad untuk berkebun. 

Setelah itu, Cici diberi uang muka oleh terdakwa Samad sebesar Rp30 juta, sebagai tanda jadi penjualan tanah. 

Baca Juga: Bertanding Hari Ini, Perjuangan Tim Bulutangkis Indonesia Berlanjut ke Victor Denmark Open

Berselang beberapa minggu kemudian, terdakwa Samad melakukan pelunasan yaitu sebesar Rp140 juta, dengan bukti kuitansi.

Setelah dilakukan pelunasan, pada tahun 2020 Cici mendapatkan panggilan oleh Samad untuk datang ke Samsat Malingping. 

Di sana dirinya diminta untuk berbohong.

Baca Juga: PMII Demo Pemkab Lebak, Protes Kenapa Deklarasi Pilkades Damai Dilakukan di Rumah Mulyadi Jayabaya

Halaman:

Editor: M Hilman Fikri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X