• Jumat, 21 Januari 2022

Car Free Day Kota CIlegon, Pengunjung Turun Tapi Transaksi Naik

- Senin, 18 Oktober 2021 | 09:30 WIB
Suasana Car Free Day (CFD) Kota Cilegon yang terpantau ramai lancar dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, Minggu 17 Oktober 2021 (Predy/banten raya)
Suasana Car Free Day (CFD) Kota Cilegon yang terpantau ramai lancar dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, Minggu 17 Oktober 2021 (Predy/banten raya)

BANTENRAYA.COM – Dibukanya car free day (CFD) dengan dua jalur utama membuat transaksi perdagangan meningkat.

Perkumpulan Wirausaha Cilegon (Pawon) mencatat perputaran transaksi pada Minggu (17/10) mencapai Rp556 Juta.

Ketua Pawon Iim Ibrohim mengatakan, perputaran ekonomi meningkat sekitar Rp50 juta dari dua pekan sebelumnya.

Baca Juga: Juara Thomas Cup 2020, Indonesia Akhiri Puasa Gelar 19 Tahun

Menurutnya, hal tersebut merupakan dampak dari dibukanya dua jalur perdagangan.

“Alhamdulillah, dibukanya dua jalur ini perputaran transaksi pembelanjaan terus meningkat. Dua pekan sebelumnya kita mencatat transaksi mencapai Rp516 juta, dan hari ini meningkat hingga Rp556 juta,” kata Iim kepada Banten Raya, Minggu (17/10).

Iim mengungkap, berdasarkan data yang diperoleh dari counter check, pengunjung mencapai 6.216 orang.

Baca Juga: Bejat! Ayah Tiri di Serang Cabuli Anak Sambungnya di Bawah Umur hingga Hamil

Jumlah ini lebih rendah dari dua pekan sebelumnya yang mana Pawom mencatat kurang lebih pengunjung mencapai 7.400 orang.

“Kalau dari hasil counter check yang kami dapat bahwa pengunjung berkurang sekitar 1.184 orang, akan tetapi perputaran transaksi terus beranjak naik. Artinya turunnya pengunjung belum tentu transaksi uangnya pun turun,” ungkap Iim.

Lebih lanjut ia mengatakan, beroperasinya CFD sangat memperhatikan protokol kesehatan mulai dari pedagang yang wajib memiliki sertifikat vaksin, pengunjung yang diwajibkan menggunakan masker saat berada di area CFD, hingga sterilisasi lokasi.

Baca Juga: Sudah Pulang dari Rumah Sakit, Tukul Arwana Dikawal Tim Fisioterapi

“Kami membuka CFD tentu atas persetujuan semua aparatur pemerintahan. Kami juga menjaga ketat protokol kesehatan dengan melakukan sterilisasi lokasi mulai dari sebelum buka hingga setelah CFD selesai,” ucap Iim.

Ia menambahkan, hal tersebut merupakan salah satu upaya agar CFD terus dapat beroperasi demi berjalannya ekonomi kemasyarakatan, sehingga penting sekali memperhatikan kesehatan dan keselamatan dari virus korona.***

Halaman:
1
2

Editor: M Hilman Fikri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan

Jumat, 21 Januari 2022 | 06:30 WIB

Puri Lagoon Indah Tawarkan Perumahan Premium

Jumat, 21 Januari 2022 | 06:00 WIB

Bazar Picu Penjualan di 3Second Family Store Cilegon

Kamis, 20 Januari 2022 | 09:30 WIB

XL7 Rajai Penjualan Suzuki Cilegon

Kamis, 20 Januari 2022 | 08:25 WIB

Minuman Cokelat Halloween Jadi Favorit Konsumen

Kamis, 20 Januari 2022 | 07:00 WIB

DPR RI Sahkan RUU IKN Menjadi Undang-Undang

Rabu, 19 Januari 2022 | 08:45 WIB
X