• Jumat, 21 Januari 2022

Sejarah Sunda Wiwitan yang Dianut Warga Baduy di Lebak, Bagian 1

- Jumat, 15 Oktober 2021 | 09:19 WIB
Headline Surat Kabar Harian Banten Raya tentang Sunda Wiwitan yang diperjuangkan warga Baduy masuk di kolom KTP menjadi kepercayaan resmi (bantenraya)
Headline Surat Kabar Harian Banten Raya tentang Sunda Wiwitan yang diperjuangkan warga Baduy masuk di kolom KTP menjadi kepercayaan resmi (bantenraya)

 “Kepercayaan animisme masyarakat Baduy telah dimasuki unsur-unsur agama Hindu danagama Islam,” kata Naseni, seorang kokolot Kampung Cikeusik dalam wawancara dengan peneliti.

Dalam jurnal ini disebutkan, pada tahun 1907, menurut laporan Controller Afdeeling, di wilayah Lebak terdapat komunitas masyarakat beragama Hindu.

Sedangkan, Islam pertama dikenal oleh masyarakat Baduy di Kampung Cicakal Girang sejak kurang lebih 300 tahun silam. Kira-kira tahun 1680-an Islam dianut oleh masyarakat Baduy di Kampung Cikakal Girang.

Baca Juga: Pandji Pragiwaksono Kasih Bocoran Film Nussa, Seperti Apa?

Peniliti mengungkap bahwa sebutan Baduy muncul sesudah agama Islam masuk ke daerah Banten utara padaabad ke-16, sekitar tahun 1522-1526.

Sunda Wiwitan dalam penelitian ini disebutkan berpusat di Desa Kanekes yang dikenal dengan kabuyutan Jati Sunda atau Sunda Wiwitan. Dari sinilah, masyarakat Baduy sendirimenyebut agamanya adalah Sunda Wiwitan.

Hal itu menjelaskan juga bahwa asal usul Baduy secara tepat bisa ditemukan didalam diri masyarakat Baduy sendiri yang kukuh melestarikan alam lindung pegununganKendeng sebelum ekspedisi Islam datang mengubah kepercayaan mereka. Bersambung. ***

 

Halaman:

Editor: Muhaemin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X