• Sabtu, 23 Oktober 2021

Data BNPT, Ada 9.000 Website Mengandung Konten Radikalisme

- Senin, 11 Oktober 2021 | 16:01 WIB
Suasana kegiatan Launching Gerakan Kewaspadaan Dini Masyarakat Membangun Narasi Media Cegah Radikal Terorisme di salah satu hotel di Kota Serang, Senin, 11 Oktober 2021. Dalam acara itu,  terungkap ada 9.000 website yang mengandung konten radikalisme. (Muhamad Tohir/Bantenraya.com)
Suasana kegiatan Launching Gerakan Kewaspadaan Dini Masyarakat Membangun Narasi Media Cegah Radikal Terorisme di salah satu hotel di Kota Serang, Senin, 11 Oktober 2021. Dalam acara itu,  terungkap ada 9.000 website yang mengandung konten radikalisme. (Muhamad Tohir/Bantenraya.com)

BANTENRAYA.COM – Data Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI mengungkapkan sebanyak 9.000 website di internet mengandung konten radikalisme. Padahal, di sisi lain sebanyak 54,70 persen generasi muda mencari pengetahuan agama dari internet

Adanya 9.000 website di internet mengandung konten radikalisme menjadi salah satu perangkap bagi generasi muda termakan paham radikalisme

Karena itu, dalam sebuah survei, 39 persen mahasiswa di 15 provinsi di Indonesia yang menjadi responden survei terindikasi rentan dan tertarik pada paham radikalisme.

Baca Juga: Menkes Umumkan 83 Atlet PON XX Terkonfirmasi Covid-19, Pulang ke Daerah Asal Alet Wajib Karantina

Demikiam terungkap saat Launching Gerakan Kewaspadaan Dini Masyarakat Membangun Narasi Media Cegah Radikal Terorisme di salah satu hotel di Kota Serang, Senin, 11 Oktober 2021. 

Asda I Pemerintah Provinsi Banten Septo Kalnadi mengatakan, berdasarkan survei yang dilakukan UIN Jakarta tahun 2017, sebanyak 54,70 persen generasi muda mencari pengetahuan agama dari internet, baik blog atau website. 

“Nilai-nilai agama menjadi bahan yang paling digemari para pelaku teror sebagai bahan penyebaran konten negatif serta non fakta,” katanya.

Baca Juga: Walikota Serang Instruksikan OPD, Camat dan Lurah Perhatikan PKK

Sayangnya, ketika dihantam konten dan informasi yang mengandung radikalisme ini, masyarakat seakan langsung menerima dan membenarkan.

Tanpa ingin tahu dan mencari lagi melalui sumber lain, misalkan buku.

Halaman:

Editor: Jermainne Tirta Dewa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Cara Membuat Kopi V60 Manis Tanpa Gula

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 11:50 WIB

Bamboo Food Park Beri Diskon 20 Persen

Jumat, 22 Oktober 2021 | 11:05 WIB
X