• Senin, 29 November 2021

Suami Tak Beri Nafkah Istri dan Anak Selama Berbulan-bulan Bisa Jadi Piutang? Begini Penjelasannya

- Kamis, 7 Oktober 2021 | 14:28 WIB
Pakar Hukum dari Advocate and Counselor At Law Harry Rianda memberikan penjelasan terkait hukum suami tak memberikan nafkah kepada anak dan istri. (Darjat Nuryadin/Bantenraya.com)
Pakar Hukum dari Advocate and Counselor At Law Harry Rianda memberikan penjelasan terkait hukum suami tak memberikan nafkah kepada anak dan istri. (Darjat Nuryadin/Bantenraya.com)

BANTENRAYA.COM - Nafkah merupakan suatu kewajiban yang harus dikeluarkan oleh seorang laki-laki yang telah berkeluarga, atau menjadi kepala rumah tangga.

Namun adakalanya, kewajiban memberikan nafkah itu tidak dipenuhi.

Lalu bagaimana hukumnya, jika suami tidak memenuhi nafkah terhadap keluarganya?

Baca Juga: Saking Banyaknya, Mia Amalia Sang Peraih Emas di PON Lupa Jumlah Medali yang Sudah Diraih dari Muaythai

Kali ini, Bantenraya.com kembali melakukan kajian bersama Harry Rianda dari Advocate and Counselor At Law di Jalan Raya Serang-Pandeglang, Kelurahan Tembong, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang.

Dimana, aturan menafkahi keluarga sudah diatur dalam aturan dan undang-undang yang berlaku.

Berdasarkan Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA), Nomor 2 Tahun 2019 tentang pemberlakuan rumusan hasil rapat pleno kamar Mahkamah Agung 2019 sebagai pedoman pelaksanaan tugas bagi penghasilan, soal nafkah itu telah dibahas.

Baca Juga: Dinilai Rumit dan Mahal, UMK Malas Urus Sertifikasi Halal Produk

Di sana disebutkan jika nafkah madliyah anak yang dilalaikan oleh ayahnya dapat diajukan gugatan oleh istri atau ibu si anak.

Berdasarkan SEMA itu, maka istri bisa memasukkan nilai gugatan nafkah madliyah saat mengajukan perceraian, berserta petitum lainnya.

Halaman:

Editor: Jermainne Tirta Dewa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X