• Senin, 29 November 2021

Didi Mahardika Cucu Presiden Soekarno Sebut Kakeknya Meninggal Dibunuh

- Sabtu, 2 Oktober 2021 | 06:25 WIB
Didi Mahardika (Tangkapan layar)
Didi Mahardika (Tangkapan layar)

BANTENRAYA.COM - Pernyataan mengejutkan dari cucu Presiden pertama RI Sukarno, Didi Mahardika, yang menyebut Presiden pertama Indonesia meninggal karena dibunuh. Hal itu diungkapkan dalam channel YouTube V Entertainment.id yang diunggah Kamis 30 September 2021.

Untuk diketahui, Didi Mahardika merupakan anak Rachmawati Soekarnoputri, adik dari Megawati Soekarnoputri yang saat ini menjadi Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP).

Baca Juga: Survei SMRC, Masih Ada Publik yang Percaya Presiden Jokowi Terkait PKI

Awalnya, host channel V Entertainment.id Nandatanya menanyakan seputar Wisma Yasoo atau yang kini dikenal dengan Museum Satria Mandala di jalan Gatot Subroto, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan merupakan tempat peristirahatan terakhir Soekarno.

"Mulai gue datang masuk ke Satria Mandala atau yang disebut Wisma Yasoo, mungkin banyak orang yang tau, kalau nggak salah itu adalah tempat peristirahatan terakhir Bung Karno yang seolah-olah kayak diasingkan tanpa melalui. Tolong dikoreksi kalau saya salah, karena bukan ahli sejarah?, tidak diberikan kesempatan untuk membela dirinya di persidangan, seperti diasingkan," kata Nandatanya kepada Didi, dalam video yang dilihat Bantenraya.com, Jumat 1 Oktober 2021.

Baca Juga: Mancing Bersama Wartawan Banten, Erick Thohir Cuma Butuh 1 Menit untuk Dapat Ikan Pertama

Mendengar pertanyaan itu, Didi secara mengejutkan menyatakan jika sang kakek meninggal karena dibunuh.

"Aku tambahin dikit, Mas, tidak hanya diasingkan, tapi di situlah bapak kita, Bapak Bangsa, Bapak Proklamator kita, yang memperjuangkan kita semua, dibunuh di situ, dibunuh, harus banyak yang tahu," ujar Didi.

Bahkan untuk menyakinkan sang host, Didi menantang untuk mengulangi pernyataannya lagi.

"Pasti. Apa perlu gua ulang lagi?" tegasnya.

Halaman:

Editor: Muhaemin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X