• Selasa, 28 Juni 2022

Bagi Penderita Darah Kental, Zaidul Akbar Sarankan Makan Makanan Mengandung Ini

- Kamis, 30 September 2021 | 10:53 WIB
Tangkapan layar Zaidul Akbar saat mengisi acara yang ditayangkan YouTube Bamol TV yang diunggah pada Senin, 2 Agustus 2021.  (ahmad marjuki/banten raya)
Tangkapan layar Zaidul Akbar saat mengisi acara yang ditayangkan YouTube Bamol TV yang diunggah pada Senin, 2 Agustus 2021. (ahmad marjuki/banten raya)

BANTENRAYA.COM - Darah kental atau trombofilia atau hiperkoagulabilitas merupakan respons alami yang berfungsi menghentikan pendarahan jika terjadi luka di tubuh.

Namun, jika darah kental terjadi tidak normal perlu diwaspadai, karena bisa menyebabkab berbagai penyakit, bahkan kematian.

Dokter Zaidul Akbar, praktisi pengobatan sunah Islam, mengatakan, dunia pengobatan zaman saat ini harus diakui tidak mengenal makanan atau terapi nutrisi atau diet diet untuk menjadi substitusi atau pengganti untuk pengobatan.

Baca Juga: Mantan Anggota DPRD Provinsi Banten Tersangka Jual Beli Tanah Sitaan KPK 

Padahal, kata dia, untuk pengencer darah kental bisa dilakukan dengan bawang.

"Kalau kita lihat contoh, kita bicara pengencer darah, salah satu pengencer darah yang ada di bumi adalah semua jenis bawang-bawangan, bawang putih, merah bawang bombay. Itu semua (bahan) pengencer darah, Habatussaudah juga pengencer darah, jadikan itu makanan," ungkap Zaidul Akbar dalam YouTubr berjudul 'Inilah Cara agar Darah Tidak Kental dan Tetap Lancar' Bamol Tv, yang diunggah pada Senin, 6 September 2021.

Selain makan makanan yang terdapat bawangnya, lanjut Zaidul Akbar, juga jangan sering makan makanan yang mengandung lemak.

Baca Juga: Haris Azhar Disebut Pernah Meminta Saham Freepor kepada Luhut Binsar Pandjaitan

"Jadi bagaimana caranya agar darah tidak kental? jangan masukin (makanan) yang jadi lemak, pola pikirnya gitu. Supaya darah tidak kental maka jangan masukin yang bikin lemak, yang bikin lemak apa? gula, tepung," tegasnya.

Halaman:

Editor: Ahmad Marjuki

Tags

Terkini

Banten Mulai Lewati Masa Puncak Gelombang 3 Covid-19

Selasa, 22 Februari 2022 | 16:16 WIB
X