• Selasa, 28 Juni 2022

Kabupaten Madiun jadi Sentra Porang Indonesia, Nilai Ekspor tahun 2020 Rp880 miliar

- Minggu, 26 September 2021 | 11:00 WIB
Komisi IV DPR RI meninjau sentra porang di Kabupaten Madiun (kementan)
Komisi IV DPR RI meninjau sentra porang di Kabupaten Madiun (kementan)

BANTENRAYA.COM  - Kabupaten Madiun saat ini menjadi salah satu sentra porang Indonesia. Nilai ekspor porang Indonesia tahun 2020 mencapai senilai Rp 880 miliar. 

Di kabupaten ini sudah ada pabrik pengolahan porang di PT. Asia Prima Konjac di Desa Suwu Kecamatan Balarejo, Kabupaten Madiun.

Belum lama ini, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Hasan Aminuddin dan Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian (Kementan), Suwandi melakukan kunjungan kerja sekaligus pertemuan dengan petani porang di Kabupaten Madiun tepatnya  November 2020.

Baca Juga: 17 Kecamatan di Pandeglang Bakal Dijadikan Sentra Porang

 
Hasan Aminuddin mengatakan kehadiran di Madiun dalam rangka mengecek langsung dan pengawasan kegiatan pengembangan porang di lapangan dengan anggaran yang sudah digelontorkan senilai Rp 36 miliar.

Di Kabupaten Madiun sendiri mempunyai potensi budidaya porang yang cukup bagus dan perlu variasi komoditas selain padi dan jagung.

“Ada potensi luar biasa dengan porang ini. Sebelumnya saya pun awam dengan tanaman ini. Ekspor komoditas porang luar biasa melejit, kita terus support pengembangan budidaya,“ kata Hasan.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan mengatakan Kementan tengah fokus mengembangkan tanaman porang karena memiliki pasar ekspor yang sangat menjanjikan. 

Baca Juga: Hati-Hati Nih untuk Para Petani, Harga Porang di Kabupaten Serang Anjlok

Fokus pengembangam komoditas yang diminati pasar ekspor ini sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Manfaat porang ini untuk chips kering, pati untuk mie, pasta, roti, kue, juga pakan dan organik. Porang mengandung glukomannan untuk pangan fungsional untuk anti obesitas, anfi diabetes, anti kolesterol, farmasi dan kemasan biodegradable, ediblecoating, ediblefilm, media tanam, pupuk organik, jelly. Juga untuk industri kosmetik, pembalut, polimer. Porang diekspor ke China, Vietnam, Thailand, Laos, Taiwan, Jepang, Australia, Singapura, dan lainnya“ ujar.

Lebih lanjut Suwandi mengatakan Kementan menggelontorkan anggaran pengembangan porang untuk Madiun cukup besar. Namun demikian, ia meminta petani agar setelah dapat alokasi anggaran, dilanjutkan dengan memanfaatkan fasiliras dana kredit usaha rakyat (KUR).

Baca Juga: Dukung Produktivitas Pertanian, PLN Peduli Berikan Pelatihan di Desa Sindangsari

Halaman:

Editor: Muhaemin

Sumber: KKB dan KKSB

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DP Rumah di Bukit Taman Baru Nol Persen

Rabu, 1 Juni 2022 | 20:00 WIB

Tiket Masuk Istana Taman Cadas Rp10.000

Rabu, 1 Juni 2022 | 19:40 WIB

Sosialisasi PPS Digelar Bagi Anggota Apindo

Rabu, 1 Juni 2022 | 18:58 WIB

Masuk Wisata Bucin View Rp15.000 Untuk Dua Orang

Minggu, 29 Mei 2022 | 17:12 WIB

12 Konsumen Booking A Mei Zing Bumi Rakata Asri

Kamis, 26 Mei 2022 | 18:30 WIB

Atun Stick Tangkap Peluang PTM 100 Persen

Kamis, 26 Mei 2022 | 18:15 WIB
X