• Senin, 29 November 2021

Hampir 7.000 Korban PHK di Banten Tak Terima Bantuan

- Jumat, 24 September 2021 | 06:34 WIB
Ilustrasi korban PHK. Sebanyak hampir 7.000 korban PHK di Banten tak akan mendapat bantuan. (Pixabay/ Mohamad Hassan)
Ilustrasi korban PHK. Sebanyak hampir 7.000 korban PHK di Banten tak akan mendapat bantuan. (Pixabay/ Mohamad Hassan)

"Anggarannya sudah tersedia. Nantinya, penyaluran akan didistribusikan melalui Bank Banten. Bantuan hanya sekali," tegasnya.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Federasi Serikat Buruh Garmen, Kerajinan, Tekstil, Kulit dan Sentra Industri-Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (GARTEKS-KSBSI) Kabupaten Serang Faizal Rakhman mengkritisi perhitungan korban PHK oleh Disnakertrans. 

Menurutnya, dalam menghitung pekerja yang berpotensi terkena PHK dan dirumahkan Disnakertrans Banten tak menghitung karyawan kontrak dan outsourcing.

Baca Juga: Sebuah Mobil di Cinangka Terguling, Meledak dan Akhirnya Terbakar

Padahal, mereka juga turut terdampak terhadap penerapan PPKM darurat dan PPKM level 4 beberapa waktu lalu.  

"Jumlah anggota saya di Kabupaten Serang sebanyak 12 ribu pekerja. Sekitar 2.000 pekerja yang sangat terancam pemutusan (PHK)," ujarnya, kemarin.

Ia mengungkap, banyak buruh yang terancam PHK dan dirumahkan disebabkan saat ini banyak perusahaan yang kegiatan produksi dan pesanan produk yang juga menyusut. ***

Halaman:

Editor: Jermainne Tirta Dewa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jamkrida Banten Bagikan Dividen Rp1,6 Miliar

Kamis, 25 November 2021 | 13:01 WIB

Perempuan Aktor Penting Dalam Perekonomian

Rabu, 24 November 2021 | 17:45 WIB

November Sale, Eiger Store Cilegon Buy 1 Get 1

Rabu, 24 November 2021 | 14:30 WIB

Ecgo Bike Siapkan Sistem Pembayaran Secara Kredit

Rabu, 24 November 2021 | 14:00 WIB

Honda Banten Gelar Virtual Expo, Ini Jenis Promonya..

Selasa, 23 November 2021 | 11:00 WIB
X