• Sabtu, 21 Mei 2022

Hasil PPKM Baik, Angka Infeksi di Masyarakat Turun, tapi Tetap Waspada untuk Varian Baru

- Selasa, 21 September 2021 | 15:52 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (Istimewa)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (Istimewa)

BANTENRAYA.COM - Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada wilayah Jawa-Bali dan Luar Jawa-Bali memperlihatkan hasil cukup menggembirakan pada minggu ini.

Terbukti dengan angka estimasi Effective Reproduction Number (Rt) Indonesia (berdasarkan ourworldindata.org per 14 September 2021) sebesar 0,59 atau di bawah 1. Capaian ini lebih baik dibandingkan Rt global (0,94) dan negara peers (Singapura 1,81; Tiongkok 1,53; Australia 1,14; AS 1,03; Malaysia 0,95; Thailand 0,9; dan India 0,89).

Penurunan Rt di bawah 1 atau di kisaran 1 menandakan adanya penurunan angka infeksi di komunitas/masyarakat, serta pandemi yang mulai bisa dikendalikan dengan baik. Secara spasial, situasi pandemi Covid-19 (termasuk dari kasus aktif dan kasus harian) juga relatif terkendali.

Baca Juga: Ombudsman Banten Masuk Nominasi Digital Culture Excellence Award 2021

Misalkan jika dilihat per pulau yaitu: Sumatera (Rt 0,99 atau setiap kasus akan menularkan ke 0,99 orang); Kalimantan, Bali dan Papua (Rt 1,0 – 1,2), serta Sulawesi, Nusa Tenggara dan Maluku (Rt 1,01 – 1,03).

Untuk itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Konferensi Pers Perpanjangan PPKM secara virtual, memastikan bahwa PPKM di Luar Jawa-Bali diperpanjang kembali untuk jangka waktu 2 minggu ke depan, mulai dari 21 September hingga 4 Oktober 2021.

Cakupan penerapan Level PPKM di Luar Jawa-Bali yang ditetapkan melalui Instruksi Mendagri, yakni sbb.:

PPKM Level 4 sebanyak 10 Kab/Kota
PPKM Level 3 sebanyak 105 Kab/Kota
PPKM Level 2 sebanyak 250 Kab/Kota
PPKM Level 1 sebanyak 21 Kab/Kota

Pengaturan masih tetap sama dengan periode sebelumnya, dengan penyesuaian pada PPKM Level 3, yakni Mall dapat beroperasi mulai pukul 10.00 s.d. 21.00, dengan maksimal 50% kapasitas, serta para pengunjung sudah harus melakukan check-in dengan aplikasi PeduliLindungi, kemudian Bioskop dapat dibuka dengan Prokes ketat dan maksimal 50% kapasitas. Mengenai hal ini akan diatur lebih lanjut dalam Inmendagri.

Halaman:

Editor: Rahmat Kurniawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X